Bahaya, Pengharum Ruangan Bisa Sebabkan Tumor dan Asma

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pengharum atau parfum. youtube.com

    Ilustrasi pengharum atau parfum. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ruangan yang sehat, selain bersih dan rapi, faktor sirkulasi udara juga harus diperhatikan.

    Selain membuka jendela untuk memperlancar sirkulasi udara, biasanya Anda menyemprotkan pengharum ruangan, menggunakan penyemprot ruangan otomatis, ataupun lilin aromaterapi.

    Namun, Anda wajib berhati-hati dalam penggunaannya. Berdasarkan penelitian terbaru, berbagai jenis pengharum ruangan tersebut mengandung zat kimia berbahaya yang bisa menyebabkan kerusakan paru-paru dan tumor, mempengaruhi salah satu hormon tubuh, dan menyebabkan asma kronis.

    Bahkan lilin yang tidak dinyalakan bisa meningkatkan timbulnya risiko penyakit tersebut. Sebabnya, lilin menguap dan mengeluarkan polutan ke udara, meskipun tidak dinyalakan.

    Zat kimia tersebut juga bisa memengaruhi hormon yang akhirnya berdampak pada perkembangan hormon bayi. Dampak terparah dari penggunaan pengharum ruangan tersebut adalah mengubah struktur DNA Anda.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Kebiasaan di Rumah Bisa Pengaruhi Kesuksasan Karier Anda
    Stop Kebiasaan Membuang-buang Makanan, Ini Alasannya
    Bunda, Inilah Faktor Penyebab Bayi Lahir Prematur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.