Ini Dia Gejala Anak Menderita Diabetes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diabetes. shutterstock.com

    Ilustrasi diabetes. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Kini penyakit diabetes tidak hanya menyerang orang dewasa. Anak-anak juga dapat mengalami diabetes. Jumlahnya pun kian bertambah. Padahal, sebetulnya, jika menjalani gaya hidup sehat, yakni menjaga keseimbangan antara konsumsi makanan dan aktivitas, anak dapat terhindar dari diabetes. 

    Menurut Diabetes.com, diabetes adalah penyebab kematian ketujuh di Amerika Serikat. Orang tua perlu waspada dan mengetahui gejalanya sebelum terlambat. Berikut ini gejala anak menderita diabetes. 

    *Rasa haus yang berlebihan
    Menurut Mayo Clinic, pada penderita diabetes, kelebihan gula dalam aliran darah anak akan menarik cairan dari jaringan. Hal ini membuat sangat haus. 

    *Sering kencing
    Karena anak minum banyak, buang air kecil lebih sering dari biasanya.

    *Penglihatan kabur
    Gula darah yang tinggi menarik cairan lensa jauh dari mata sehingga mempengaruhi kemampuan anak untuk fokus.

    *Murung
    Jika anak tiba-tiba murung, bisa jadi gejala diabetes tipe 1. Memang banyak hal lain selain diabetes yang dapat membuat anak tiba-tiba murung. Namun tidak ada salahnya konsultasi dengan dokter sebelum terlambat.

    *Penurunan berat badan
    Penurunan berat badan yang mendadak dapat terjadi karena tubuh Anda tidak memiliki persediaan energi dari gula. Ini merupakan gejala awal diabetes.

    *Sering merasa lapar
    Karena tanpa insulin yang cukup, asupan gula tidak bergerak melalui sel-sel. Hal itu memicu anak lapar, bahkan setelah makan pun masih lapar.

    *Kulit gatal
    Menurut American Diabetes Association, diabetes bisa membuat kulit gatal karena sirkulasi yang buruk atau infeksi jamur.

    *Mudah merasa lelah

    Anak mudah merasa lelah. Kurangnya gula dalam sel mereka dapat membuat anak-anak tidak memiliki energi.

    Jika melihat gejala tersebut di atas, segera konsultasikan ke dokter. 

    FAMILYSHARE | DINA ANDRIANI

    Baca juga:
    Studi: Polusi Udara Faktor Utama Penyebab Alzheimer
    Orang Tua Perlu Tahu 7 Mitos Pengasuhan Anak
    Konsumsi Protein Tinggi Mempengaruhi Kemampuan Intelektual  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.