Anak Kurang Tidur, Tinggi Badan Tak Optimal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak mengukur tinggi badan. answcdn.com

    Ilustrasi anak mengukur tinggi badan. answcdn.com

    TEMPO.COJakarta - Tinggi badan anak sangat dipengaruhi faktor genetik. Anak-anak dari ayah dan ibu yang tinggi biasanya akan bertubuh tinggi juga. Namun bukan berarti orang tua bertubuh tinggi bisa tenang. Target realistis tinggi anak atau midparental height bisa saja meleset. Ada beberapa faktor yang dapat menggagalkan pencapaian tinggi badan optimal.

    Peregangan di Kantor

    Dokter anak spesialis endokrin Aman Bhakti Pulungan mengatakan gaya hidup anak-anak masa kini yang jarang terkena sinar matahari bisa menjadi salah satu pemicu tubuhnya kurang tinggi. “Anak-anak sekarang lebih banyak main di dalam ruangan,” kata Aman. “Padahal anak membutuhkan sinar matahari untuk membantu pertumbuhan tulang."

    Seperti diketahui, sinar matahari pagi mengandung Vitamin D yang bagus untuk tulang. Paparan sinar matahari juga membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh. 

    Penyebab lainnya adalah jam tidur anak yang kurang. Membiarkan anak main gadget atau menonton televisi seharian membuat mereka kurang tidur. 

    Kekurangan asupan makanan bernutrisi juga bisa menjadi salah satu faktor pertumbuhan tinggi badan tidak optimal atau sesuai dengan midparental height. “Penyebab yang tidak kalah penting, pubertas dini pada anak perempuan. Tinggi badan anak akan berhenti di situ,” ujar Aman.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Moms, Bayi Bisa Melakukan Evaluasi Sosial Loh!
    Ibu Dominan Menularkan Rasa Takut kepada Anak
    Si Kecil Bicara Sendiri, Tanda Dia Punya Teman Khayalan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.