Gila Kerja Boleh Saja asalkan Tetap Bahagia, Caranya...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita sedang bermeditasi. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita sedang bermeditasi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekerja keras itu bagus. Namun bekerja keras berlebihan atau “gila kerja” akan membuat seseorang tertekan dan tidak bahagia. Jangankan urusan menikah dan berkeluarga, hal sederhana seperti bangun pagi dengan senyuman saja bisa jadi tidak lagi dirasakan. Duh!

    Belajar Parenting dari Hewan

    Ingat, orang yang 'gila kerja'juga perlu merasakan bahagia dan menikmati hidup. Sebelum terjebak di dalam rutinitas kerja, ada 10 solusi sederhana dari Quick Sprout sebagai rem agar workaholic tetap harmonis dengan kehidupan:

    1. Buat minuman kopi (atau teh) sendiri
    Cara ini membuat kita merasakan kepuasan melayani diri sendiri dengan cara terbaik, sekaligus membuat kita bangun tidur lebih awal untuk merasakan nikmatnya aroma kopi atau teh yang menenangkan. Lupakan kebiasaan bergegas pergi ke kantor agar bisa mampir dulu ke coffee shop dan kehilangan banyak uang hanya untuk segelas kopi.

    2. Makan siang bersama teman
    Jika gaya makan siang Anda selama ini adalah membawa bekal, praktis agar bisa disantap sambil melakukan pekerjaan, tolong jangan lakukan lagi. Keluar untuk makan siang bersama teman-teman tidak akan menghabiskan waktu sampai 1 jam. Lagipula manfaatnya lebih dari itu. Selain untuk bersosialisasi, siapa tahu, bisa sekalian melihat-lihat calon pasangan?

    3. Mencoba restoran baru
    Bagi Anda workaholic pemain tunggal atau tidak bekerja di perkantoran dengan jam kerja rutin, waktu makan siang atau malam bisa dilakukan di tengah kesibukan. Cobalah mengunjungi restoran yang menarik–bukan restoran cepat saji. Menghadapi sesuatu yang misterius atau tidak terlalu Anda kenal baik, bisa membuat hidup lebih penuh sensasi dan gairah.

    4. Sempatkan berjalan-jalan (benar-benar jalan kaki) seorang diri
    Ketika tekanan pekerjaan begitu terasa, cobalah untuk benar-benar meninggalkannya sejenak. Matikan ponsel, berjalan-jalanlah berkeliling seorang diri. Menyusuri trotoar atau duduk-duduk sejenak di taman kota sambil melihat-lihat kehidupan orang-orang di sekitar bisa membuat Anda tersadar, bahwa pekerjaan Anda bukanlah segala-galanya dalam hidup ini.

    5. Gunakan imajinasi
    Tentu bukan imajinasi yang digunakan untuk pekerjaan. Sebagai workaholic pasti Anda sangat sering menggunakannya. Tapi, gunakan imajinasi untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan atau mungkin mengingatkan pada masa kanak-kanak Anda. Lakukanlah sesuatu yang bisa membuat Anda tertawa, apapun itu.

    6. Tenggelam dalam bacaan yang asyik
    Satu hal yang pasti, jangan membaca buku yang berhubungan dengan pekerjaan. Cobalah membaca fiksi yang isinya kacangan atau hanya untuk bersenang-senang dan bisa dihabiskan seketika -- bukan buku yang dibaca disela-sela pekerjaan.

    7. Menyingkirkan satu hal setiap hari
    Ini bisa berarti benar-benar menyingkirkan benda atau juga tanggungjawab berlebih dari pundak Anda. Jika sudah tega menyingkirkan, Anda akan melihat betapa ringannya hidup yang sedang dijalani, sehingga ada waktu lebih untuk memikirkan yang lain, termasuk niat menikah. Iya kan?

    8. Ciptakan sesuatu
    Menciptakan sesuatu berarti ada proses di dalamnya yang harus dijalani. Satu hal yang penting, ciptakan sesuatu yang Anda sukai. Tidak harus yang selesai seketika, tapi ciptakan sesuatu yang bisa Anda kerjakan sebagai fokus di luar pekerjaan.

    9. Ekspresikan rasa syukur
    Bisa bersyukur atau berterima kasih berarti menghargai apapun yang Anda lakukan dan apapun yang ada di sekitar Anda. Ini juga sebuah sikap yang berhubungan dengan keindahan, cinta, dan kegembiraan. Hal apa lagi yang lebih membahagiakan hidup dari itu semua?

    10. Lakukan meditasi setiap hari
    Eh, jangan langsung membayangkan meditasi yang harus dilakukan adalah meditasi di kelas Yoga atau sejenisnya yang akan cukup menyita waktu. Sama sekali tidak. Ini hanya meditasi yang cukup dilakukan 10 menit saja setiap hari, tapi efeknya adalah cara pandang Anda yang seketika berubah dalam melihat kehidupan. Lakukan meditasi dengan cara duduk bersila. Pejamkan mata, lalu mulai kosongkan pikiran.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.