Koleksi 'Gendangsari Berlari' Curahan Hati Lulu Lutfi Labibi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karya desainer Lulu Lutfi Labibi. instagram.com

    Karya desainer Lulu Lutfi Labibi. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapa tak mengenal Lulu Lutfi Labibi? Perancang asal Yogyakarta yang sedang naik daun itu selalu membawa aura segar dan menularkan tren baru di dunia fashion Indonesia melalui karya-karyanya yang berkarakter.

    Kali ini Lulu kembali hadir dengan koleksi terbarunya yang bertajuk Gendangsari Berlari. Diluncurkan di Kota Gudeg pada Agustus, koleksi tersebut merupakan curahan hatinya tentang kegelisahan yang dia rasakan sewaktu masih remaja. Dia meluapkan cerita tentang bagaimana dirinya sebagai pemuda dari Jawa Tengah yang berlari menggapai cita-cita.

    Koleksi tersebut sekaligus dijadikannya sebuah persembahan bagi para pemuda yang berjuang meraih cita-cita mereka. Itulah mengapa dia memilih menggandeng siswa SMK tata busana dalam proses pengerjaannya. “Saya berkolaborasi dengan siswa-siswi SMKN 2 Gendangsari, yang merupakan murid binaan Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim,” katanya.

    Seperti biasa, material lurik Yogyakarta kembali bermunculan dalam koleksi Lulu. Hanya saja, kali ini dia menautkannya dengan perpaduan kain tenun dari Kupang. Tidak hanya itu, dia menghadirkan motif flora dan fauna khas Desa Gendangsari di Gunungkidul.

    Beberapa pola yang tampak menonjol pada koleksi tersebut misalnya motif buah dan daun pisang, bunga sepatu, pohon bambu, maupun berbagai jenis unggas. Dia menabrakkan satu motif dengan lainnya dalam berbagai potongan asimetris longgar dan aksen draping.

    Untuk warna Lulu lebih banyak bermain dengan palet earth tone, yang hangat dipandang dan sesuai untuk berbagai acara. Dia mengombinasikan nuansa hitam, putih, coklat, dan abu-abu dengan sedikit sentuhan marun sebagai highlight.

    Selain berbagai jenis sandang perempuan yang diluncurkan, dia mempersembahkan deretan busana berpotongan androgini dan busana khusus pria, yang didominasi atasan tunik panjang serta celana longgar ala sarung dan gaya aladdin.

    Terkait karakter drape dan asimetris yang menjadi andalan dalam karya-karyanya, Lulu mengaku tidak berencana mencari signature design yang lain. Sebab, baginya drape memiliki sifat spontan dan memberi kesan unik serta tidak pasaran pada busana.  

    BISNIS

    Baca juga:
    Padanan Buasana Buat Sepatu Menyala
    Mari Ciptakan Banyak Gaya Dengan Ankle Boots
    6 Nasihat Sebelum Membeli Gaun Pengantin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara