Cara Menghitung Tinggi Badan Ideal pada Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perbandingan tinggi badan anak. shutterstock.com

    Ilustrasi perbandingan tinggi badan anak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - "Tumbuh itu ke atas bukan ke samping", slogan perkembangan anak ini ternyata cukup mengena di kalangan orang tua. Anggapan bahwa tubuh yang tinggi lebih bagus menyebabkan kegalauan pada sebagian besar orang tua yang anaknya kebetulan bertubuh mungil.

    Tidak jarang, segala upaya dilakukan agar tinggi badan anak bertambah. Namun kebanyakan berupa coba-coba. Seperti dengan memberi banyak makanan bergizi hingga menyuruh anak rajin olahraga. Padahal penyebab anak bertubuh pendek bisa jadi bukan karena kekurangan gizi atau jarang olahraga.

    “Perlu diketahui dulu penyebab anak bertubuh pendek,” ujar dokter spesialis endokrin Aman Bhakti Pulungan yang praktik di AP&AP Pediatric, Growth, and Diabetes Center, Jakarta. “Bisa jadi karena kekurangan nutrisi, tapi bisa jadi juga karena keturunan atau faktor genetik."

    Jadi, sebelum menduga-duga dan berspekulasi perihal tinggi badan anak yang pendek, ada baiknya orang tua melihat ke dalam. Periksa terlebih dulu tinggi badan yang dimiliki ayah dan ibu si anak. Ada sebuah perhitungan mudah untuk mengetahui potensi tinggi anak ketika mereka dewasa.

    Tinggi badan anak laki-laki dan perempuan bisa dihitung dengan mudah lewat cara ini.

    Anak laki-laki        = (tinggi ayah + tinggi ibu + 13 cm) : 2

    Anak perempuan   = (tinggi ayah + tinggi ibu – 13 cm) : 2

    Angka yang didapat bisa menjadi lebih atau kurang sebanyak 8,5 cm.

    Dengan mengetahui target realistis tinggi anak atau midparental height, orang tua dapat melakukan upaya yang juga realistis. Paling tidak mengupayakan kelebihan 8,5 sentimeter yang masih mungkin dicapai dari target tinggi realistis. Atau minimal, mengupayakan agar tinggi anak malah tidak sampai kekurangan 8,5 sentimeter dari target tinggi realistis.

    Dokter Aman kemudian menambahkan catatan penting, yaitu agar orang tua tidak sampai terlambat memeriksakan anak. “Paling bagus saat anak masih berusia dua atau tiga tahun. Harapan untuk mengupayakan tinggi badan yang optimal masih besar,” katanya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Supaya Anak Tumbuh Tinggi
    10 Cara Agar Anak Tumbuh Tinggi
    Resep Minuman Kesehatan Agar Anak Tumbuh Tinggi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.