Apa Saja Persiapan Sebelum Lari Maraton?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Lari. AP Photo/Matt York

    Ilustrasi Lari. AP Photo/Matt York

    TEMPO.CO, Jakarta - Seseorang muskil mampu ujug-ujug lari dalam jaram puluhan kilometer tanpa persiapan. Pelatih lari dari Oregon, Amerika Serikat, Jason Fitzgerald mengataka kunci sukses dalam turnamen lari maraton bagi pemula terletak pada daya tahan tubuh. Dan, tak ada cara lain meraihnya selain berlatih secara terjadwal.

    Dimabuk cinta

    “Buatlah jadwal lari harian dan mingguan beserta target jarak yang ditempuh,” seperti dikutip dari situs Strengthrunning.com yang diasuhnya. Fitzgerald juga menyarankan perlunya berlatih kebugaran dan angkat beban. Kegiatan ini, ujar Jason, merupakan fondasi agar tubuh mencapai kekuatan, kelenturan, ketangkasan, dan keseimbangan yang maksimal.

    Satu lagi yang tak boleh luput, menurut Jason, adalah menempa mental. Pelari pemula pantang memelihara anggapan berlari pelan saja bisa asalkan menyentuh garis finis. Apalagi opini itu terus diingat saat berlatih rutin menjelang kompetisi maraton. “Lupakan cara berpikir itu dan mulailah lari sebaik yang Anda bisa.”

    Meraih sukses di lomba maraton bukan perkara lari belaka. Pelari pemula wajib menuntaskan berbagai persiapan sebelum lomba, diantaranya:

    - Sepatu
    Siapkan sepatu dan kaus kaki yang ringan namun memberikan dukungan tumpuan yang baik selama Anda berlari. Jika sepatu Anda baru, kenakan sepatu itu sebulan sebelum perlombaan agar kaki bisa beradaptasi.

    - Tiru rute dan medan maraton
    Panitia biasanya merilis rute perlombaan sebelum dimulai. Jika memungkinkan dan menemukan situasi jalan seperti rute maraton, berlatihlah di lintasan itu. Langkah ini membantu Anda menyesuaikan ritme berlari pada medan yang sama.

    - Adaptasi waktu
    Berlatihlah pada jadwal seperti halnya waktu penyelenggaraan maraton. Bila maraton dimulai pagi hari, mulailah berlatih pada pagi hari. Ini membantu tubuh Anda menyusun ritme beraktivitas. Kegiatan ini tak menyangkut soal berlatih saja, tapi juga penyesuaian waktu sarapan dan mandi.

    - Perbanyak asupan karbohidrat dan kurangi lemak
    Karbohidrat akan menjadi sumber energi saat berlomba. Jangan pula semata-mata ingin tenaga berlimpah, lalu Anda makan berlebihan. Dalam hal ini, yang penting adalah pola yang proporsional.

    - Bayangkan pita finis
    Beberapa malam sebelum turnamen maraton, bayangkan Anda menyentuh pita finis dengan ekspresi kegembiraan yang meluap. Ini membantu Anda membangun imaji kesuksesan dan melipatgandakan semangat menjelang lomba.

    RUNNERSWORLD.COM | RAYMUNDUS RIKANG

    Berita lainnya:
    Mengenal Zat Kimia Berbahaya di Baju
    Cara Alami Memperindah Kulit dengan Buah dan Sayur
    Kiat Memberikan Pertolongan kepada Orang yang Tersedak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.