Begini Cara Memilih Sepatu Olahraga yang Cocok untuk Anda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sepatu olahraga. Running4women.com

    Ilustrasi sepatu olahraga. Running4women.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Melakukan kegiatan olahraga tentu diperlukan fasilitas pendukung, salah satunya adalah sepatu. Saat hendak berolahraga, kenakan sepatu yang khusus untuk kegiatan berolahraga. Tak mungkin, kan, kita berolahraga pakai high heels atau sepatu pantofel?

    Memilih sepatu olahraga, khususnya sepatu lari, yang baik memang tidak mudah. Apalagi harganya juga terbilang tak murah. Namun memakai sepatu yang tepat dapat membuat kegiatan berolahraga menjadi lebih nyaman dan menghindari terjadinya cedera.

    Berikut ini 5 hal yang patut Anda ketahui dalam memilih sepatu olahraga:

    1. Pilih sesuai jenis olahraga

    Beda olahraga, beda pula jenis sepatu yang harus digunakan. Sepatu lari didesain untuk pergerakan tubuh ke depan dan ke belakang, sepatu cross-training untuk gerakan ke samping, atau sepatu basket untuk mempermudah gerakan berputar, melompat, dan berlari menggiring bola.

    Jika Anda belum yakin olahraga apa yang akan ditekuni, pilih sepatu yang memiliki fungsi untuk dikenakan di banyak macam olahraga. Seperti misalnya sepatu lari yang memiliki bantalan dalam begitu empuk dan sol yang keras untuk gerakan ke depan dan belakang saperti saat berlari.

    2. Pilih ukuran yang tepat

    Tahukah Anda, ukuran kaki akan membesar di siang hari, khususnya pada pukul 16:00. Kaki juga akan membesar saat berolahraga, khususnya lari. Pilih sepatu lari dengan satu ukuran lebih besar untuk mencegah terjadinya lecet dan bengkak pada kaki.

    3. Sering diganti

    Harga sepatu olahraga memang tidak murah, namun sering diganti untuk menjaga kualitasnya. Jika bagian sol sudah mulai rusak atau bantalan dalamnya sudah tidak terasa empuk, sudah waktunya untuk mengganti dengan yang baru. Disarankan untuk mengganti sepatu lari setelah pemakaian sejauh 200-300 mil.

    4. Pilih sesuai bentuk kaki

    Setiap orang memiliki bentuk kaki yang nyaris berbeda, khusus pada bagian lengkungan di telapak kaki. Untuk mengetahui apa tipe kaki Anda, cobalah rendam telapak kaki selama beberapa menit, lalu jejakkan kaki ke sehelai kertas. Jika bekas kaki yang terlihat hanya separuh dari lebar kaki, berarti bentuk kaki Anda netral. Jika bekasnya hampir sama dengan bentuk kaki seluruhnya, berarti kaki Anda flat atau datar. Jika bekasnya hanya sedikit atau hanya terlihat jejak di area tumit dan bawah ibu jari kaki, berarti Anda memiliki bentuk kaki dengan lengkungan yang tinggi.

    Lengkungan di telapak kaki berpengaruh pada bagaimana kaki menapak ke tanah saat berlari. Kaki dengan lengkungan netral tidak memerlukan sepatu khusus, asalkan memiliki sol yang keras dan bantalan yang empuk. Kaki datar cenderung sering terasa licin ke depan saat berlari, sehingga membutuhkan sepatu dengan kontrol dan stabilitas gerakan yang dapat mendorong beban tubuh ke bagian belakang kaki.

    Sedangkan orang-orang dengan lengkungan kaki yang tinggi memerlukan sepatu dengan bantalan sol di bagian tengah yang empuk untuk meredam tekanan pada kaki.

    5. "Test drive"

    Sebelum membeli sepatu, terlebih dahulu cobalah sepatu dengan menggunakan kaus kaki dan lakukanlah gerakan lari-lari kecil. Kenyamanan merupakan kunci dalam memilih sepatu lari yang baik. Pastikan tidak terasa sesak di kaki, namun juga tidak terlalu longgar sehingga mudah lepas saat digunakan.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Rahasia Kesehatan Di Balik Si Hijau Bayam
    Waspadalah, Terlalu Banyak Sayuran Bisa Sebabkan Batu Ginjal
    Manfaat Mengatur Jarak Kelahiran demi Kesejahteraan Keluarga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.