Pindang Baung Asal Lampung yang Menggugah Selera

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pindang Baung. TEMPO/Dina

    Pindang Baung. TEMPO/Dina

    TEMPO.CO, JakartaBila bertandang ke daerah Lampung jangan lupa wisata kulinernya mencicipi Pindang Baung. Rasanya gurih dan segar. Makanan khas Lampung tidak jauh berbeda dengan makanan khas Palembang. Daerah yang berada di ujung selatan pulau Sumatra ini mempunyai banyak sungai. Tak heran jika penamaan daerah banyak yang menggunakan kata way. Dan makanan disana banyak yang terbuat dari ikan.

    Ikan baung adalah ikan darat yang hidup di perairan muara sungai. Ikan baung mirip dengan ikan patin. Ikan baung mudah dicerna oleh sistem pencernaan. Tekstur dagingnya lembut, tebal tanpa duri halus. Ikan baung banyak mengandung protein hewani, rendah lemak dan kaya akan omega 3. 

    Bumbu halus:
    5 siung bawang merah
    2 siung bawang putih
    2 buah cabai merah
    2 cm kunyit, dibakar
    1 cm jahe
    1/2 sdm garam 

    Bahan: 
    1 ekor ikan baung, potong 3 bagian
    1 buah jeruk nipis, ambil airnya
    5 buah cabai rawit
    1 buah toamt, potong-potong
    2 lbr daun jeruk 
    1 btg sereh, memarkan
    2 buah belimbing wuluh, potong 2 bagian
    1 cm jahe, iris tipis
    500 ml air
    Daun kemangi secukupnya sesuai selera
    Minyak goreng secukupnya untuk menumis

    Cara membuat:
    - Bersihkan ikan baung lalu lumuri dengan jeruk nipis agar tidak amis. Ikan baung digantikan dengan ikan patin.
    - Tumis bumbu yang telah dihaluskan, daun jeruk, dan sereh hingga harum.
    - Masukkan potongan ikan patin, beri air.
    - Masukkan cabai rawit , belimbing wuluh, jahe, gula, tomat. Masak hingga matang.
    -Menjelang diangkat masukkan daun kemangi.
    - Sajikan. 

    DINA ANDRIANI

    Baca juga:
    cara-menyimpan-bumbu-dapur-supaya-tahan-lama
    smoothie-jeruk-pendamping-yang-cocok-untuk-sajian-daging
    resep-donat-ubi-ungu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.