Ini Dia Kebiasaan Ibu Hamil yang Harus Dihilangkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil makan cokelat. thestir.cafemom.com

    Ilustrasi ibu hamil makan cokelat. thestir.cafemom.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika dalam waktu dekat ini Anda ingin merencanakan kehamilan, ada baiknya mempersiapkan kesehatan tubuh agar siap menghadapi kehamilan dan proses kelahiran bayi. Sebelum kehamilan tinggalkan kebiasaan buruk. 

    Kehamilan merupakan fase sensitif dalam kehidupan wanita. Dimana tubuh wanita banyak mengalami perubahan baik secara fisik maupun psikologis. Selama hamil, wanita harus menjaga asupan nutrisi, baik bagi sang ibu maupun janin di dalam rahimnya, melindungi janin dan menjaga kesehatan janin agar tumbuh sehat..

    Berikut beberapa kebiasaan buruk yang sebaiknya dihilangkan sebelum hamil:


    Merokok
    Bahaya merokok bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya dapat menganggu kesehatan pernapasan ibu dan perkembangan paru-paru janin. Merokok juga dapat membuat proses kehamilan terhambat.


    Konsumsi alkohol

    Konsumsi alkohol selama kehamilana dapat memicu keguguran dan foetal alcohol syndrome.


    Obat

    Kebiasaan buruk lain yang harus dihentikan adalah menghindari konsumsi obat yang dapat membahayakan kehamilan. Konsultasikan ke dokter tentang obat apa saja yang boleh dikonsumsi.


    Kafein
    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum minuman berkafein seperti kopi, minuman berenergi dapat meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran bayi prematur. 


    Makanan bergula
    Kebiasaan konsumsi makanan yang banyak mengandung gula dapat meningkatkan risiko terkena diabetes baik pada ibu maupun sang janin. 

    Olahraga berat
    Bagi wanita penggemar olahraga cenderung banyak bergerak, olahraga berat. Kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko gangguan dalam kehamilan bahkan memicu keguguran.


    Stres

    Kebiasaan buruk lainnya yang menghambat kehamilan adalah stres. Bisa jadi stres adalah akar permasalahan proses kehamilan. 

    BOLDSKY | DINA ANDRIANI

    Baca juga:
    pusing-dengan-bau-kaki-lakukan-tip-mudah-berikut
    terapi-selancar-untuk-penyandang-autisme
    bekerja-terlalu-keras-berbahaya-buat-kesehatan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.