Bosan Jadi Karyawan, Cobalah Berbisnis dan Berinvestasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • freepicturesweb.com

    freepicturesweb.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Buat Anda yang sudah bosan menjadi karyawan dan ingin membuka usaha sendiri, atau menjadikan bisnis sebagai penghasilan pasif, mulai berinvestasi atau bisnis untuk masa depan adalah hal yang sangat penting.

    Jangan terburu-buru dulu, karena menjalani bisnis tidak hanya butuh modal nekat saja. Diperlukan juga strategi agar bisnis sukses. Menurut pendiri dan Presiden Vanaya Institute, Lyra Puspa, sebagian besar pengusaha di Indonesia hanya memulai bisnis dengan modal nekat.

    “Banyak pengusaha kita yang Usaha Kecil Menengah (UKM) punya pemikiran "dimulai" dulu. Kalau nekat saja bisnis enggak pernah jadi. Akhirnya sepuluh tahun bisnis tidak berkembang,” kata Lyra Puspa di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Lyra mengatakan modal nekat hanya diperlukan untuk mulai. Setelah itu, diperlukan strategi pengelolaan finansial yang tepat. “Mulai bisnis dengan otak kanan, tanpa banyak berpikir, tapi begitu mulai langsung ikuti dengan otak kiri, langsung jalan strateginya,” ujarnya.

    Menurut Lyra, Income Pentagon membantu para peserta menggunakan potensi yang mereka miliki untuk mencapai kekayaan tak terbatas. Salah satu caranya melakukan investasi. “Apa pun yang Anda terima dalam bentuk uang, ubah ke dalam bentuk aset. Pindahkan jadi aset yang bisa menciptakan aset baru,” kata Lyra.

    Cara tersebut penting karena nilai uang terus menurun. Dia berharap masyarakat Indonesia mulai memiliki perencanaan untuk investasi.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Mari Kenali Tipikal Rekan Kerja di Kantor
    8 Penyebab Rasa Lelah dan Bosan di Kantor
    Strategi agar Kerja dan Kuliah Berjalan Mulus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.