Anak Kurang Minum Sulit Berkonsentrasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Heng Sinith

    AP/Heng Sinith

    TEMPO.CO, Jakarta - Jangan konsumsi air minum banyak dalam sekali munim. Minum air yang benar adalah  secara berkala. Tubuh kita yang beraktivitas seharian tentunya membutuhkan cairan terus-menerus, begitu pula dengan anak.

    Berikan air secara berkala dan jangan memaksa anak Anda untuk langsung minum dalam jumlah yang banyak, karena hal ini dapat membuat anak semakin tidak suka minum dan merasa bahwa minum air itu tidak enak, tidak menyenangkan, dan juga menyusahkan.

    Berdasarkan hasil penelitian, meminum air sebelum tidur rupanya tidak mempengaruhi kebiasaan anak yang mengompol, karena air yang diminum sudah ditampung di dalam kandung kemih. Jadi tidak perlu takut untuk minum segelas air sebelum tidur.

    Urinary Color Chart

    Kurangnya konsumsi air putih dapat membuat anak dehidrasi. Hal ini berpotensi menimbulkan gangguan suasana hati. Jika anak kekurangan air, maka ia akan merasa mudah kepanasan, rewel, lesu, mudah menangis, mudah marah, sulit berkonsentrasi, dan tidak dapat belajar dengan baik serta mengalami masalah kesehatan seperti sulit buang air besar.

    Dr. Sudung O. Pardede, SpA(K), menjelaskan, "Anak-anak dianjurkan untuk minum setiap 30-60 menit sekali sepanjang hari walau tidak merasa haus, apalagi anak yang aktif." Dianjurkan untuk tidak menunggu hingga anak merasa haus, karena haus merupakan tanda bahwa tubuh sudah kekurangan cairan.

    Sudung menambahkan, tidak mudah untuk mendeteksi kecukupan air pada anak karena beberapa gejala dehidrasi tidak terlihat secara visual. "Anak juga seringkali tidak mengenali tanda-tanda tersebut sehingga orang tua perlu mengajari kebiasaan minum pada anak, khususnya air putih," ujarnya.

    Untuk mendeteksi tingkat hidrasi pada anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bekerja sama dengan PT Tirta Investama lewat IHWG, melakukan sosialisasi Urinary Color Chart (UCC) for Kids. Ini adalah salah satu cara mendeteksi tingkat hidrasi anak melalui warna urine.

    Cara mendeteksinya mudah dan praktis. Orang tua dan anak hanya perlu menampung urine anak dalam wadah dan dilihat warnanya. Kemudian dibandingkan dengan tabel warna UCC for Kids.

    Warna UCC for Kids dapat menunjukkan apakah anak terhidrasi dengan baik, kurang terhidrasi, atau dehidrasi. Disarankan untuk menampung urine sebelum makan siang dan kemudian melihat warnanya di bawah cahaya yang terang, agar tampak jelas warna aslinya. Jika warna urine menunjukkan anak Anda kurang terhidrasi atau dehidrasi, segera berikan air minum secukupnya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Mengunyah Permen Karet Tingkatkan Kesehatan Otak
    7 Manfaat Biji Delima untuk Kecantikan
    Hidangan Lokal dan Mancanegara Berpadu di Puhu














     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.