Selfie Bikin Mahasiswa Percaya Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita sedang berfoto selfie. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita sedang berfoto selfie. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penelitian di Jurnal Psychology of Well-Being mengemukakan bahwa selfie, memfoto diri sendiri untuk diunggah ke media sosial bisa meningkatkan kebahagiaan mahasiswa.

    Akademisi Universitas California-Irvine melakukan penelitian yang melibatkan 41 mahasiswa yang terdiri dari 28 perempuan dan 13 laki-laki, selama empat pekan, dikutip dari Russia Today.

    Mahasiswa itu pada mulanya diundang untuk wawancara tidak resmi, mengisi daftar pertanyaan persetujuan. Mereka kemudian melanjutkan kegiatan harian secara normal sambil terlibat dalam penelitian tersebut.

    Peserta kemudian dibagi menjadi tiga kelompok dengan tugas berbeda. Tugas itu membantu peneliti menjawab pertanyaan seputar bagaimana sejumlah tindakan dalam "selfie" --seperti tersenyum, berkaca, dan membaginya ke orang lain-- berdampak pada kejiwaan seseorang.

    Kelompok pertama bertugas mengambil "selfie" sambil tersenyum. Yang kedua memfoto objek-objek tertentu yang membuat bahagia. Sementara yang terakhir mendapat tugas yang sama dengan kelompok kedua, namun harus mengirimnya ke orang lain.

    Pada pekan pertama, para mahasiswa itu mencatat mood mereka dengan menggunakan aplikasi smartphone. Mereka kemudian menggunakan aplikasi yang berbeda untuk selfie dan mencatat kondisi emosional selama tiga pekan berikutnya.

    Peneliti kemudian menganalisis hampir 2.900 ukuran kondisi emosional sepanjang periode penelitian. Mereka menemukan bahwa para peserta mengalami peningkatan mood yang positif.

    Sejumlah peserta dari kelompok selfie mengaku menjadi lebih percaya diri dan merasa puas dengan foto-fotonya. Kelompok kedua menjadi lebih apresiatif dan reflektif. Sementara yang terakhir menjadi lebih tenang dan mengatakan bahwa hubungan baik dengan keluarga membantu mereka menghilangkan stres.

    "Penelitian kami menunjukkan bahwa melakukan sesuatu yang membawa kebahagiaan, dengan menggunakan aplikasi selfie bisa meningkatkan kondisi emosional positif," kata peneliti kepala Yu Chen.

    "Hasil ini secara khusus merupakan informasi yang bermanfaat bagi para mahasiswa karena mereka menghadapi banyak tekanan," kata dia.

    Chen bahkan mengatakan bahwa smartphone bisa digunakan sebagai perangkat penghilang stres.

    "Berita baiknya, sebagian besar mahasiswa selalu membawa smartphone yang bisa digunakan sebagai penghilang stres. Banyak aplikasi dan media sosial yang bisa digunakan untuk mengirim gambar diri sendiri," kata dia.

    Sementara itu, Gloria Mark, guru besar informatika dari universitas sama, mengatakan bahwa penelitian Yu membalik anggapan umum bahwa teknologi selalu membawa dampak buruk.

    "Banyak laporan di media mengenai dampak negatif teknologi yang kita gunakan. Tapi kini ada upaya penelitian yang fokus pada komputasi positif. Studi ini adalah salah satu yang menunjukkan bahwa perangkat pintar bisa menguntungkan bagi penggunanya," kata Mark.

    ANTARA

    Berita lainnya:

    5 Alasan Anak Muda Gemar Berfoto Selfie
    Selfie Bikin Cepat Tua, Enggak Percaya?
    Survei: Rajin Selfie Membuat Tubuh Langsing 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.