5 Kebiasaan yang Membuat Kulit Tambah Kering

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita dengan kulit kering. stylecraze.com

    Ilustrasi wanita dengan kulit kering. stylecraze.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah musim panas berakhir wajah mulai menjadi kusam, kasar, bercak-bercak kering mulai bermunculan di bagian pipi dan lengan. Bahkan ketika memakai riasan wajah pun jadi terlihat cakey, tidak merata. “Jika Anda memiliki kulit yang mudah bersisik, ketat, atau bahkan kasar, mungkin kulit Anda termasuk kategori kulit kering,” kata dermatolog Kally Papantoniou, dikutip dari laman Self.

    Pasangan Abusif

    Hal-hal seperti pengelupasan, alkohol, dan busa pembersih dapat membuat kulit terkelupas bahkan lebih buruk. Berikut ini kebiasaan sehari-hari yang dapat membuat kulit Anda menjadi menjadi kering:

    1. Menggunakan sabun atau pembersih khusus kulit berjerawat
    Hal pertama yang dapat menyebabkan kulit Anda kering adalah mencuci wajah. Waspadalah terhadap pembersih berbusa dan mengandung sabun, yang dapat mengikis minyak alami dari kulit Anda. “Ada beberapa pembersih yang baik untuk jenis kulit normal-berminyak, tetapi jika digunakan oleh orang-orang dengan kulit kering, bisa terlalu keras," kata Papantoniou.

    Toner, masker wajah, dan produk yang digunakan untuk mengobati jerawat juga bisa membuat kulit jadi kering. Pilih pembersih yang mengandung minyak, yang tidak hanya membersihkan tapi juga meninggalkan minyak alami dan menjaga kulit tetap lembap.

    2. Mandi air panas
    Meski dapat membuat Anda merasa rileks, mandi air panas bisa sangat menganggu jika kulit Anda kering dan gatal. Tetap jaga suhu air Anda dalam temperatur yang hangat. Pertimbangkan untuk memiliki humidifier, yang membantu menyeimbangkan kelembapan di udara.

    3. Menerapkan produk perawatan kulit dalam urutan yang salah 
    Gunakan produk yang melembapkan secara berlapis. Setelah pembersihan, oleskan serum pelembap, lalu krim antiaging untuk mengembalikan minyak esensial dan lemak pada kulit.

    “Ini akan membantu untuk menyegel hidrasi dan memberikan kulit lembab untuk waktu yang cukup lama, mudah-mudahan sepanjang hari," kata Papantoniou. Jika masih merasa kering, tambahkan minyak rosehip atau kelapa sebagai langkah terakhir.

    4. Menggunakan scrub exfolliant
    Exfolliant yang memiliki microbeads dan partikel kecil bukan satu-satunya cara untuk menyingkirkan kulit yang bersisik atau sel kulit mati. Bahkan, scrubbing yang berlebihan dapat membuat kulit kering jadi lebih kasar.

    Papantoniou merekomendasikan menggunakan exfoliant kimia yang dikemas dengan alpha hydroxy acids. "Untuk lotion tubuh dengan lac-Hydrin atau krim glikolat dan untuk wajah, krim yang mengandung glikolat atau AHA ringan,” jelasnya.

    5. Membeli produk perawatan kulit yang berbahan utama alkohol
    Hindari alkohol untuk jenis kulit sensitif dan kering, karena bahan yang keras mencuri kelembaban dari kulit Anda. "Ini akan menyebabkan kulit menjadi lebih kering," kata Papantoniou.

    Kulit kering berbeda dengan eksim dan psoriasis. Kondisi ini biasanya ditandai dengan gatal, mengangkat, mengelupas, merah, atau sisik tebal yang kadang-kadang seperti berkerak.

    Jika kulit kering Anda tampaknya lebih dari sekedar urusan wajah, bisa jadi ini adalah tanda ada sesuatu di dalam tubuh yang 'rusak'. “Kulit kering bisa menjadi tanda hipotiroidisme, diabetes, beberapa obat sebenarnya dapat menyebabkan kulit kering juga,” kata Papantoniou.

    NIA PRATIWI

    Baca juga:
    Kebiasaan yang Bikin Rambut Berminyak
    7 Bahan Alami Pengurang Strecth Mark di Bokong
    Kulit Kepala Kering dan Gatal? Oleskan Saja Lidah Buaya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.