Salon Khusus Memoles Penampilan Petenis di Luar Lapangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi kebahagiaan petenis Ceko, Karolina Pliskova berhasil mengalahkan petenis nomer satu dunia, asal Amerika Serikat, Serena Williams dalam babak semifinal di turnamen US Open, 8 September 2016. Robert Deutsch-USA TODAY Sports

    Ekspresi kebahagiaan petenis Ceko, Karolina Pliskova berhasil mengalahkan petenis nomer satu dunia, asal Amerika Serikat, Serena Williams dalam babak semifinal di turnamen US Open, 8 September 2016. Robert Deutsch-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - Penampilan para petenis sekarang tak berbeda jauh dengan para model, baik di dalam maupun di luar lapangan. Wajah-wajah cantik dan tampan dengan tubuh nyaris sempurna berkeliaran di sekitar lapangan dengan pakaian tenis yang modis serta wajah dan rambut tertata indah.

    Turnamen Grand Slam Amerika Serikat Terbuka di New York, yang baru berakhir 11 September 2016, memiliki salon khusus untuk para pemain. Selain berlatih keras dan beristirahat cukup, ada ritual lain yang dijalani para pemain itu sebelum melenggang ke lapangan, yakni mengunjungi salon eksklusif Julien Farel Style Suite.

    Farel memang salon resmi buat para pemain yang berlaga di Kompleks Flushing Meadows. Letaknya di salah satu sudut President’s Suite lapangan utama Stadion Arthur Ashe dan sudah berada di sana selama 10 tahun.

    Di salon kecil tapi eksklusif ini, para petenis bisa mendapatkan jasa facial, menikur/pedikur, merias wajah, dan menata rambut. Ada pemain putri yang senang rambutnya dikepang, ada pemain putra yang rambutnya selalu klimis dan rapi.

    Juara tunggal putra Stan Wawrinka termasuk pemain yang tata rambutnya nyaris tanpa cela. Pendek, klimis, dan terlihat selalu basah, bukan oleh keringat, melainkan oleh gel rambut. Hanya beberapa jam sebelum menghadapi juara bertahan Novak Djokovic di final, Wawrinka tak lupa mengunjungi salon Farel.

    Bintang tenis lain juga gemar mengunjungi salon ini, seperti megabintang Spanyol Rafael Nadal. Yang lebih menyenangkan, biaya perawatan gratis untuk para pemain. Padahal produk yang digunakan berkualitas. Bila menggunakan jasa yang sama di luar, harganya bisa selangit.

    Untuk menikur, mereka menggunakan produk pewarna kuku Yves St. Laurent (YSL) yang berharga US$ 23 atau sekitar 300 ribu rupiah. Ada pula sederet pemulas bibir dengan merek sama dan siap membuat bibir para pemain putri merekah.

    Merapikan rambut juga tanpa biaya buat para pemain. Padahal di luar arena, Julien Farel menetapkan tarif US$ 1.000 atau sekitar 13 juta rupiah untuk jasa yang sama. Wow!

    HUFFINGTONPOST | PIPIT

    Baca juga:
    okky-asokawati-sarankan-desainer-gabung-e-commerce
    kiat-membuat-video-blog-menarik-dari-youtuber-alifia-niala
    apa-itu-humblebrag


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.