Strategi agar Kerja dan Kuliah Berjalan Mulus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita bekerja. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita bekerja. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kini banyak orang melakoni peran bekerja sambil kuliah atau sebaliknya. Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan level hidup dalam pekerjaan dan juga pendidikan.

    Jangan khawatir jika Anda salah satu orang yang harus menjalani kedua aktivitas ini. Karena ada banyak tips dan strategi yang bisa Anda lakukan agar keduanya bisa berjalan sukses.

    Bekerja sambil kuliah tentu saja membutuhkan ekstra tenaga dengan waktu yang minimalis tersedia. Sehingga membutuhkan komitmen yang kuat dan serta strategi membagi waktu yang seimbang. Berikut tip bekerja sambil kuliah seperti dikutip dari wikihow.com:

    Buat jadwal yang fleksibel 
    Tentukan jadwal fleksibel untuk mengerjakan PR dan belajar di luar waktu kuliah dan bekerja. Kegiatan yang membuat jadwal Anda tidak fleksibel, misalnya jam di dalam kelas dan di tempat kerja.

    Aturlah jadwal kegiatan rutin yang bisa Anda laksanakan dengan baik, tetapi masih bisa disesuaikan jika ada keperluan lain yang lebih penting. Sebagai mahasiswa yang bekerja, Anda harus siap jika ada penugasan baru, urusan mendadak, dan masalah yang harus segera diselesaikan. 

    Tentukan jadwal belajar yang cukup panjang agar masih waktu jika Anda belum sempat belajar karena ada keperluan yang tidak terduga.

    Siapkan kalender
    Jika Anda tinggal serumah dengan orang lain, letakkan kalender di tempat yang bisa dilihat oleh semua orang. Dengan demikian, mereka tidak akan membuat rencana yang melibatkan Anda ketika Anda tidak bisa ikut.

    Catatlah tugas yang harus Anda selesaikan setiap hari. Coretlah tugas yang sudah Anda kerjakan. Dengan demikian, Anda bisa melihat berapa banyak tugas yang sudah selesai dan mengatur jadwal untuk tugas lain yang masih menanti.

    Siapkan agenda
    Agenda akan sangat membantu jika jadwal Anda sangat padat dan kegiatan Anda sangat beragam sehingga sulit diingat. Tulislah semua jadwal yang sudah pasti, misalnya jadwal kuliah, jadwal kerja, tenggat, dan kewajiban yang terkait dengan keluarga. 

    Dengan cara ini, Anda tahu dengan tepat kapan Anda bisa belajar dan kapan Anda bisa bersenang-senang.
       

    Gunakan smartphone 
    Biasanya smartphone menyediakan aplikasi kalender atau agenda. Banyak gawai yang bisa disinkronkan dengan laptop atau desktop sehingga Anda bisa mengakses aplikasi kalender atau agenda dengan kedua perangkat tersebut.  Jika Anda menambahkan catatan ke dalam kalender di ponsel, misalnya tenggat tugas kuliah, jadwal ini akan muncul juga di desktop Anda di rumah.

    Bagikan jadwal Anda
    Informasikan jadwal Anda kepada teman-teman dan anggota keluarga. Berikan gambaran seperti apa kehidupan mahasiswa yang bekerja agar mereka bisa berempati. Bahkan memberikan dukungan kepada Anda. Setidaknya, mereka tahu kapan Anda memiliki waktu luang dan kapan Anda tidak bisa diganggu.

    Buatlah kalender daring lalu kirimkan tautan Anda kepada orang-orang yang perlu mengetahui posisi Anda pada waktu tertentu. Daftarkan diri sebagai pengguna situs web yang menyediakan aplikasi kalender atau gunakan Google Kalender yang bisa Anda bagikan dengan mudah.

    Susunlah rencana kegiatan belajar Anda
    Cari tahu kegiatan apa saja yang perlu Anda lakukan agar tujuan Anda bisa tercapai. Tentukan target untuk diri sendiri. Apakah Anda harus mengambil lima mata kuliah untuk menyelesaikan satu semester? Carilah informasi apakah sudah ada jadwal kuliah untuk beberapa tahun ke depan. Setiap kampus mempunyai jadwal berbeda. Temui pembimbing Anda dan mintalah ia menjelaskan program perkuliahan secara lengkap agar Anda bisa mempersiapkan diri dengan baik.

    Sediakan waktu untuk keluarga Anda
    Ketika menyusun jadwal, masukkan juga waktu untuk acara keluarga dan melakukan kegiatan di rumah untuk memenuhi tanggung jawab Anda kepada keluarga, misalnya merapikan rumah atau melakukan kegiatan yang menyenangkan bersama pasangan dan anak-anak. 

    Tentukan jadwal mencuci baju, memasak, dan makan bersama keluarga selain belajar dan aktivitas lain yang terkait dengan pekerjaan. Jika Anda punya anak yang masih kecil, pastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Tentukan jadwal untuk mengantarnya ke tempat penitipan anak/sekolah. Ada tempat kerja dan sekolah yang menyediakan jasa penitipan anak. Anak-anak harus makan secara teratur dan sediakan cukup banyak waktu agar mereka bisa bertemu Anda. Jangan mengabaikan mereka karena Anda harus kuliah atau belajar.

    Buatlah jadwal untuk melakukan kegiatan sosial mingguan
    Jagalah persahabatan dengan teman-teman. Di awal minggu, tentukan jadwal untuk berkumpul bersama teman-teman setiap minggu. Cara ini menunjukkan bahwa Anda tetap berusaha menjaga persahabatan dan ada sesuatu yang Anda nantikan dalam seminggu ini.
     

    Sediakan waktu untuk diri sendiri
    Banyaknya kewajiban yang harus Anda penuhi terkadang membuat Anda sangat sibuk sampai tidak sempat beristirahat. Walau demikian, Anda harus memberikan waktu untuk diri sendiri setiap minggu agar tidak terlalu lelah dan stres. Sekalipun Anda hanya punya waktu satu jam untuk minum kopi tanpa mengajak anak-anak atau membaca buku sendirian, berusahalah menyediakan waktu untuk diri sendiri agar Anda tetap sehat dan bahagia. 

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Bekerja dengan Suasana Kafe Bikin Karyawan Lebih Kreatif
    3 Cara Mudah Menjaga Produktivitas Kerja
    Pentingnya Membangun Citra Diri




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.