Bentuk Personal Brand Lewat Media Sosial

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suci Utami. dok. Suci Utami

    Suci Utami. dok. Suci Utami

    TEMPO.CO, Jakarta - Kini semakin banyak orang menyadari pentingnya membentuk personal brand atau citra diri sejak awal memulai karier. Terutama yang profesinya menuntut partisipasi masyarakat luas, seperti entrepreneur

    Blogger dan entrepreneur Suci Utami juga menikmati buah manis personal brand yang ia bangun. Awalnya, ia menulis blog hanya untuk mengisi waktu luangnya ketika pindah ke luar negeri bersama suaminya.

    Selain blog, dia juga membuat video tutorial hijab dan tutorial makeup di YouTube. Tak disangka respons masyarakat sangat baik. Tidak berhenti di situ, Suci tergoda menjadi entrepreneur, dengan membuat lini mode Such! by Suci Utami.

    Menurutnya, citra dirinya terkait kuat dengan citra yang terbangun ketika ia menjadi blogger.
    Personal brand di blog itu sebenarnya terbentuk dengan tidak sengaja, karena di situ tempat saya berkeluh kesah, berbagi cerita, dan lainnya. Dan saya orang yang ekspresif dan bubbly, jadi pas bikin blog, secara tak sadar terciptalah brand itu,” tuturnya.

    Meskipun terbentuk dengan sendirinya, Suci memanfaatkan media sosial untuk memantapkan personal brand-nya. Dia juga menganjurkan untuk mereka yang ingin membangun personal brand yang baik, agar memanfaatkan media sosial secara efektif.

    “Media sosial, kan gratis dan sarana yang paling diminati sekarang. Contohnya, saya memanfaatkannya untuk membangun personal brand dengan memasang foto-foto sehari-hariku dengan keluarga, passion dan hobiku,” paparnya.

    Suci sendiri meyakini pentingnya personal brand pada entrepreneur, karena menentukan jati diri dan menjadi faktor pembeda brandnya dengan brand lain. Untuk membangun personal brand yang sukses, seseorang wajib menjadi dirinya sendiri agar brand terbentuk sesuai karakter dan kepribadian masing-masing. 

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Mari Kenali Tipikal Rekan Kerja di Kantor
    3 Cara Mudah Menjaga Produktivitas Kerja
    5 Cara Memotivasi Diri dalam Bekerja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).