Pentingnya Mengatur Jarak Kehamilan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Ilustrasi: sxc.hu

    Foto Ilustrasi: sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang tua mendambakan hal yang terbaik bagi anak-anaknya. Mereka selalu ingin menjadi keluarga yang sejahtera secara lahir dan batin. Keluarga sejahtera bisa diraih dengan berbagai cara. Contohnya dengan mengatur jarak kehamilan.

    Mengapa mengatur jarak kehamilan penting? Karena hal ini memiliki manfaat bagi masa depan keluarga Anda, di antaranya:

    1. Menjaga Kesehatan Orang Tua Setelah Melahirkan
    Setelah melahirkan, kesehatan seorang ibu belum sepenuhnya pulih. Kondisi masih lemah dan belum sekuat dulu bahkan hingga beberapa bulan setelah melahirkan. Begitu pula dengan kesehatan ayah yang kerap terjaga menemani sang ibu.

    Seorang ibu dianjurkan untuk hamil kembali pada dua tahun kemudian sehingga Anda tidak perlu buru-buru untuk menambah anak.

    2. Mengurangi Risiko Penyakit
    Jarak kelahiran yang terlalu dekat juga bisa menimbulkan risiko penyakit bagi para ibu. Mereka bisa kekurangan zat besi yang menyebabkan anemia pada kehamilan selanjutnya. Sistem kardiovaskular ibu juga dipengaruhi jarak kelahiran. Selain itu, bayi Anda belum tentu mendapat nutrisi optimal jika lahirnya berdekatan.

    3. Mendekatkan Hubungan Orang Tua dan Anak
    Usia anak yang terlalu dekat jaraknya sering membuat orang tua kesulitan membagi perhatian. Belum selesai mengurus si sulung, Anda sudah harus sigap mengurus keperluan si bungsu. Akibatnya, anak Anda bisa merasa terasing dari keluarganya. Anak-anak merasa rasa iri dan saling cemburu.

    4. Mempersiapkan Urusan Finansial
    Taraf hidup orang Indonesia semakin meningkat. Sebagai orang tua, tentu ingin jika anaknya mendapat fasilitas terbaik. Mengatur jarak kelahiran bisa membuat Anda lebih siap dalam merencanakan urusan finansial untuk keluarga Anda. Ini membuat Anda tidak merasa dikejar-kejar waktu dan stres terhadap masa depan anak.

    Itulah empat manfaat menjaga jarak kelahiran bagi para orang tua. Kini, Anda tidak perlu khawatir karena jarak kelahiran bisa diantisipasi dengan penggunaan alat kontrasepsi.

    Pilihlah metode jangka panjang yang praktis dan aman, yaitu IUD atau implan yang dapat membantu anda mengatur dan merencanakan keluarga. Keduanya juga sama bagusnya untuk jaga jarak kelahiran atau kalau nanti mau stop punya anak. IUD dipasang di dalam rahim, mampu melindungi hingga sepuluh tahun. Implan dipasang di bawah kulit lengan bagian atas membuat Anda terlindungi hingga tiga tahun. Sehingga Anda lebih leluasa menjalankan rencana kebahagiaan keluarga Anda.

    Konsultasikan metode kontrasepsi jangka panjang tentang cara penggunaannya bersama bidan atau dokter andalan Anda. 

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Saran 'Makan untuk Berdua' Saat Hamil Menyesatkan
    Mendadak Diabetes Saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan?
    Wanita Hamil Jangan Takut Makan Cokelat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.