Jangan Lupakan Proses Bonding Ibu dan Anak Sejak Dini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi tidur bersama ibunya. mommyish.com

    Ilustrasi bayi tidur bersama ibunya. mommyish.com

    TEMPO.CO, JakartaSeorang ibu yang baru menjalani proses melahirkan, memerlukan waktu untuk dapat mengenal sang buah hati. Terutama bagi orang tua baru, ibu mempunyai banyak kekhawatiran tentang bayi yang baru lahir. Baik itu tentang kebiasaan makan, pola tidur, masalah seputar kesehatan dan tetek bengek lainnya. 

    Bonding atau ikatan yang kuat antara ibu dan bayi ini dapat menimbulkan rasa nyaman, hangat, kasih sayang, rasa bahagia, rasa aman, serta saling mencintai. 
    Banyak ibu yang merasa ketakutan dalam proses bonding. Ibu, tak perlu khawatir. Proses bonding secara alami akan terjalin dengan baik antara ibu dan bayinya. 

    Hal yang sering terlupakan bahwa orang tua juga harus dapat memahami bayi dengan baik. Proses bonding sangat penting karena hal ini bisa menimbulkan masalah psikologis di masa yang akan datang. Maka dari itu proses bonding harus dibangun sedini mungkin. Berikut cara efektif membangun ikatan yang kuat antara ibu dan bayi dilansir dari laman Boldsky:

    1. Menyusui
    Saat proses menyusui, bayi dapat mendengarkan detak jantung ibu, mencium aroma khas ibu. Sentuhan kulit memperkuat ikatan batin antara ibu dan sang bayi. Ibu dapat belajar memahami anak dengan memperhatikan ekspresi wajah dan bahasa tubuhnya. Dengan mengajaknya berbicara, memberikan perhatian dan kasih sayang, bayi merasa nyaman. 

    2. Kontak mata
    Bangun kontak mata dengan si kecil saat menyusui, mengganti popok, mengganti baju ataupun memandikannya. 

    3. Menggendong
    Saat menggendong, lihatlah k cermin. Pastikan bayi Anda melakukan hal yang sama. Meskipun bayi tidak mendapatkan konsep refleksi, gambar Anda bersama-sama akan ditangkap di pikirannya.

    4. Ciptakan waktu berkualitas
    Banyak menghabiskan waktu bersama bayi, memberikan perhatian dan meletakkan smartphone akan mempercepat ikatan batin ibu dan bayi. 

    5. Menyanyi
    Menyanyikan lagu untuk bayi dengan suara lembut ibu, akan mempercepat bayi mengenal suara ibu. Hal ini membantu ikatan bayi dan ibu dengan baik. 

    6. Mandi
    Sering memandikan bayi, sambil melakukan kontak mata dan sentuhan kulit, dapat memperkuat ikatan ibu dan bayi.

    7. Bicara
    Sering berbicara dengan bayi. Walaupun ia belum mengerti apa maksud kata yang ibu bicarakan. Mengajak ngobrol bayi akan membuat Anda dan bayi saling memahami. 

    BOLDSKY | DINA ANDRIANI 

    Artikel lain:
    penghibur-bagi-perempuan-orang-tua-tunggal-agar-bahagia
    bahaya-mengejek-anak-perempuan-dengan-sebutan-gemuk
    dokter-ungkap-penyebab-orang-takut-periksa-gigi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.