Mengkonsumsi Daging Kambing, Perhatikan Dulu Hal Berikut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang SPG memberi makan kambing kurban di Jalan Semarang- Gunungpati, 22 Agustus 2016. Untuk meningkatkan penjualan kambing kurban, penjual menggunakan jasa SPG. TEMPO/Budi Purwanto

    Seorang SPG memberi makan kambing kurban di Jalan Semarang- Gunungpati, 22 Agustus 2016. Untuk meningkatkan penjualan kambing kurban, penjual menggunakan jasa SPG. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Idul Adha sudah dekat. Seperti biasa, di hari raya yang jatuh pada tanggal 12 September 2016 ini, hidangan berbahan dasar daging kambing akan menjadi teman di rumah. Apa yang perlu diketahui soal konsumsi daging kambing? Berikut di antaranya.

    Seperti juga sapi, kambing adalah jenis daging merah dan mengandung protein dan zat besi yang sangat tinggi tapi rendah lemak. Selain daging, orang juga mengkonsumsi susu kambing, dan menggunakan kulit dan bulunya untuk berbagai peralatan.

    Daging kambing mengandung semua jenis vitamin B, vitamin E, vitamin K, kolin, protein, lemak alami, betain, kolesterol, asam amino, an mineral seperti mangan, zat besi, kalsium, seng, tembaga, fosfor, dan selenium.

    Daging kambing juga mengandung elektrolit seperti sodium dan potasium, asam lemak omega-3 dan omega-6. Bisa dikatakan, daging kabing memenuhi semua yang dibutuhkan oleh tubuh.

    Meski demikian, ada juga hal negatif dari daging kambing bila dikonsumsi dengan berlebihan, misalnya keracunan makanan, dan berat badan naik. Daging kambing juga bukan sahabat buat penderita penyakit ginjal, jantung, diabetes, dan masalah pencernaan.

    Kandungan lemak jenuh pada daging juga bisa meningkatkan risiko pada pembuluh darah dan jantung. Karena itulah batasi konsumsi daging kambing. Berapa banyak daging yang boleh dikonsumsi tergantung pada usia, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan.

    Bila ingin mengkonsumsi daging kambing, cobalah untuk memilih yang organik, yang benar-benar dipelihara dengan tradisional dengan makanan tumbuhan di sekitar. Bila daging kambing bersisa, simpanlah sisanya dengan dibungkus rapat dan taruh di lemari pembeku, paling lama hingga tiga hari.

    WOMENPLANET | PIPIT

    Artikel lain:
    Buah Ini Bisa Menurunkan Berat Badan
    Manfaat Mentimun, dari Tulang Sehat sampai Usir Migrain
    Kenapa Kita Perlu Mendengarkan Suara Hati?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.