Agar Diri Tak Dicap Tukang Pamer di Medsos, Begini Caranya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bermain sosial media di ponsel. Shutterstock.com

    Ilustrasi bermain sosial media di ponsel. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda doyan pamer? Pasti kebanyakan orang akan mengelak dengan menjawab tidak. Padahal, tanpa Anda sadari, mungkin Anda pernah melakukannya, atau bahkan sering.

    Pamer tidak hanya bisa dilakukan di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya. Dan, saat melakukannya pun tidak dengan aksi mencolok, melainkan dengan sedikit aksi mengelabui.

    Misalnya, Anda mengambil foto menu makan siang Anda di sebuah restoran ternama. Lalu, Anda unggah foto itu ke media sosial dengan status "Selamat makan!".

    Tanpa Anda sadari, sebenarnya Anda sedang pamer. Poin utama Anda bukanlah 'makan siang', tetapi menu makanan resoran ternama yang Anda santap. Anda berharap dengan memposting foto itu ke media sosial, orang-orang akan berpikiran bahwa Anda keren dan hebat karena bisa makan di restoran ternama yang harga makanannya selangit.

    Jika Anda pernah berlaku sepeti itu, maka Anda tergolong sebagai seorang humblebrag.

    Tak mau kan dicap sebagai tukang pamer? Nah, tip dari laman Real Simple berikut bisa diterapkan agar Anda terhindar dari kemungkinan menjadi humblebraggers:

    1.  Banggalah dengan bijaksana. Caranya, dengan tidak menyertakan niat pamer. Dengan melakukannya, andai apa yang Anda sombongkan tidak terbukti, maka tidak perlu merasa malu.

    2. Kenali siapa yang akan membaca posting-an Anda di media sosial. Pikirkan tentang siapa yang akan membaca dan bagaimana mereka akan bereaksi. Apakah ada risiko kehilangan teman? Kehilangan pekerjaan? Kehilangan kepercayaan? Jika iya, batalkan mem-posting sesuatu yang bernada humblebrag.

    3. Buat catatan posting-an seperti apa saja yang membuat Anda merasa gembira dan posting-an seperti apa yang hanya membuat Anda jengkel. Mengetahui secara jelas perbedaannya akan membantu Anda mengedit sendiri posting-an sehingga jauh dari gaya humblebrag.

    4. Sikap bangga berlebih tidak bisa ditahan? Seperti kata Sezer, biarkan orang lain yang melakukannya untuk Anda. Cukup nikmati posting-an humblebrag orang lain sebagai hiburan tanpa perlu Anda menjadi penulisnya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Tampil Gaya dan Trendi dengan Jersey NBA
    Ayah-Bunda, Berilah Anak Gadget Sesuai Usianya
    Hindari 5 Perawatan Wajah Ini Mendekati Hari Penting Anda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.