Harnaam Kaur Pegang Rekor Dunia Wanita Termuda Berjenggot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wanita berjenggot, Harnaam Kaur. instagram.com

    Wanita berjenggot, Harnaam Kaur. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Harnaam Kaur memegang gelar Guninness World Records sebagai wanita termuda yang memiliki jenggot penuh.

    “Sekarang saya bisa dengan bangga mengumumkan bahwa saya seorang pemegang rekor dunia. Saya telah lama ingin mempublikasikan ini,” kata Harnaam Kaur, 24 tahun, dalam sebuah foto di Instagram. Di situ, Harnaam Kaur berpose sambil memegang rekor dunianya.

    Harnaam Kaur berharap orang yang melihatnya dapat mengambil nilai positif atau inspirasi bahwa siapapun dan dengan penampilan apapun bisa tetap menakjubkan.
    Asisten pengajar dan model di Inggris ini mengidap sindrom ovarium polikistik, sebuah kondisi hormonal yang dapat menyebabkan rambut wajah berlebihan. Kondisi ini membuatnya menjadi target bullying sejak remaja.

    Gara-gara dirisak, Harnaam Kaur terpaksa melakukan waxing jenggot sebanyak dua kali seminggu dan memutihkan kulitnya. Sampai pada usia 16 tahun Harnaam Kaur dibaptis sebagai Sikh saat rambut diwajahnya mulai tumbuh.

    Tumbuhnya rambut seseorang atau Kesh, adalah salah satu dari lima prinsip utama dari iman Sikh. Menurut Sikhisme, Kesh adalah tentang menghormati kesempurnaan ciptaan Tuhan. Jika Tuhan tidak ingin Anda untuk memiliki rambut, pada dasarnya Anda tidak akan memilikinya.

    Ini bukan pertama kalinya Harnaam Kaur menjadi berita terpopuler. Pada Maret lalu, dia menjadi wanita pertama berjenggot yang berjalan sebagai model di runway London Fashion Week. Harnaam Kaur memaerkan rancangan desainer perhiasaan asal Los Angeles, Marianna Harutunian.

    COSMPOLITAN | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Kapan Waktu yang Tepat untuk Resign?
    Hal-hal yang Tak Banyak Diketahui Wanita tentang Dirinya
    Berani Coba Diet Manusia Zaman Purba, Seperti Apa Caranya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.