Memahami Lebih Jauh soal Penyakit Lupus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi Selena Gomez saat tampil di depan penggemarnya dalam konser Revival Tour di ICE BSD, Tangerang, 23 Juli 2016.  TEMPO/Charisma Adristy

    Aksi Selena Gomez saat tampil di depan penggemarnya dalam konser Revival Tour di ICE BSD, Tangerang, 23 Juli 2016. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Dunia hiburan baru-baru ini diramaikan dengan kabar batalnya tur dunia Selena Gomez, akibat penyakit lupus yang dialaminya. Penyanyi berusia 24 tahun ini mengatakan tengah berjuang mengatasi depresi dan serangan panik yang menyerangnya, terkait penyakit lupus.

    Namun, sebenarnya apa itu penyakit lupus dan apa saja gejalanya? Seperti dilansir laman Metro, lupus eritematosus sistemik (SLE) adalah kondisi di mana sistem imun menyerang tubuh. Diperkirakan sekitar 90% penderita lupus adalah wanita dan biasanya berada pada rentang usia 15 hingga 50 tahun.

    Lupus juga lebih berisiko menyerang masyarakat Afrika, Karibia, dan Asia. Umumnya, mereka yang menderita lupus, hanya merasakan sedikit atau bahkan tidak memiliki gejala sama sekali.

    Kerap kali, gejala lupus disalahartikan sebagai penyakit kulit, gangguan darah, atau penyakit arthritis. Beberapa gejala umum lupus adalah rasa lelah yang berlebihan, timbulnya bercak-bercak pada wajah, pergelangan tangan, dan tangan, rasa sakit pada sendi, dan pembengkakan. Selain itu, penderita lupus biasanya sensitif pada sinar matahati dan mengalami rambut rontok.

    Untuk mengetahui apakah seseorang menderita lupus, biasanya dilakukan melalui tes darah untuk memeriksa antibodi tubuh. Sejauh ini, lupus belum bisa disembuhkan. Namun, tersedia beberapa pengobatan untuk meredakan gejalanya. Salah satunya dengan kemoterapi pada beberapa kasus tertentu.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain: 6 Makanan yang Harus Dilupakan Setelah Usia 40 Tahun

    Tidak Benar Rokok Elektrik Lebih Aman daripada Rokok Tembakau


    Artis Idaman Favorit Para Penyuka Permak Wajah  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.