Supaya Foundation Melekat Rata di Wajah Seharian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi make-up atau mrias wajah. REUTERS/David Mdzinarishvili

    ilustrasi make-up atau mrias wajah. REUTERS/David Mdzinarishvili

    TEMPO.COJakarta - Pemakaian foundation atau alas bedak yang salah bisa merusak tampilan riasan wajah. Ini membuat Anda perlu mencermati penggunaannya agar waktu yang dihabiskan untuk merias wajah tidak sia-sia.

    Agar pemakaian foundation terlihat sempurna di wajah, ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan. Pertama, apa pun jenis kulit Anda, selalu gunakan face primer. Terutama bagi Anda yang memiliki jenis kulit berminyak, pori-pori wajah yang besar, atau warna kulit yang kusam.

    Tuangkan beberapa tetes facial oil pada foundation untuk mengurangi penggunaan foundation secara berlebihan, seperti dilansir laman Good Housekeeping. Agar memperoleh hasil yang maksimal, tuangkan sedikit foundation pada punggung tangan, gunakan sikat foundation atau spons untuk "memanaskannya" sebelum mengoleskannya.

    Bagian wajah yang paling membutuhkan foundation adalah bagian tengah wajah. Langkah pertama saat mengoleskan foundation adalah pada bagian tengah wajah, lalu oleskan pada bagian rahang dan garis rambut. Trik ini untuk menghindari foundation terlihat seperti masker wajah.

    Oleskan foundation ke arah bawah kulit agar tidak membuat pori-pori atau rambut-rambut halus di wajah tampak jelas. Setelah memakai foundation dengan kuas, tekan wajah menggunakan jari, agar foundation lebih tahan lama.

    Gunakan setting spray setelah penggunaan foundation agar kulit tampak lebih segar. Jangan lupa memastikan riasan Anda sudah sempurna dengan memeriksanya di bawah terang lampu yang alami.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Si Dia Berpaling karena Anda?
    Tren Wajah Polos Ditularkan Kelsie Swygart
    Yang Terjadi pada Kulitmu ketika Terlalu Lama di Pesawat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.