Ini Dia Tip Supaya Anak Tak Gentar Saat Ujian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak stres ujian. Bbc.co.uk

    Ilustrasi anak stres ujian. Bbc.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang tua yang ikut cemas ketika anak akan menghadapi ujian. Umumnya, kaum ibu yang banyak mengalami rasa panik dan stres. Terlebih, di era digital ini berkaitan dengan jam belajar anak di rumah, ibu bersaing juga dengan gadget dan tayangan televisi yang menggoda waktu belajar anak. 

    Dalam dunia pendidikan yang kian modern, banyak orang tua yang mengharapkan anaknya dapat berkompetisi, mencapai nilai yang tinggi. Keberhasilan anak ditentukan dari nilai yang dicapai. 

    Orang tua harus menyadari ketakutan dan kecemasan yang ekstrem saat anak menghadapi ujian memiliki dampak negatif pada kesehatan mental anak. Anak merasa rendah diri, depresi, agresi, bahkan kecenderungan bunuh diri. Orang tua harus peka dan berperan aktif dalam menghadapi rasa takut anak saat ujian. 

    Berikut ini tip untuk membantu anak agar tidak stres menghadapi ujian, seperti dilansir laman Boldsky

    1. Temani anak belajar.
    Orang tua dapat memberikan beberapa tip yang pernah digunakan saat masih menjadi pelajar. 

    2. Bersikap tenang dan kerjakan yang mudah saat menghadapi ujian.
    Jangan dulu meminta anak membantu orang tua mengerjakan pekerjaan rumah tangga atau kegiatan lain, sehingga anak dapat mempunyai waktu yang cukup untuk mempersiapkan ujian. Hal ini dapat mengurangi rasa takut anak.

    3. Buat jadwal rutin belajar.
    Dengan mempunyai jadwal rutin belajar, anak mempunyai banyak waktu untuk lebih mendalami materi pelajaran. Kebiasaan ini akan meningkatkan kepercayaan diri anak.

    4. Hindari stres.
    Hindari segala jenis situasi yang dapat membuat anak-anak Anda stres dan tegang. Jangan memberikan tekanan bahwa anak harus mendapatkan nilai tertentu. Kebiasaan ini dapat menambah kecemasan anak. 

    5. Beri dukungan.
    Jangan menyalahkan anak secara verbal atau fisik ketika anak tidak mencapai nilai yang diharapkan.

    6. Istirahat yang cukup dan rileks.
    Belajar sepanjang waktu bisa membuat anak stres. Ajaklah bermain dan bersenang-senang bersama.

    7. Jika rasa ketakutan menyerang anak secara berlebihan, ajak anak berkonsultasi dengan psikolog. 

    BOLDSKY | DINA ANDRIANI 

    Berita Terkait:
    Anak Sehat Idealnya Jadi Anak Cerdas
    Jangan Paksakan Calistung pada Anak



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.