4 Cara Tepat Mengurangi Lemak dalam Tubuh

Reporter

Ilustrasi perut buncit. Foxnews.com

TEMPO.CO, Jakarta - Umumnya, memasuki usia 30-an timbunan lemak dalam tubuh mulai meningkat. Penampilan pun berubah. Perut tampak semakin membuncit, sementara pinggang, lengan, dan paha kian membesar.

Untuk mengurangi lemak dalam tubuh, berikut empat cara efektif yang bisa Anda coba:

1. Hindari diet ekstrem
Hanya mengonsumsi buah seharian, tanpa menyantap makanan besar, sering dianggap sebagai metode ampuh menurunkan lemak. Cara ini sebetulnya kurang tepat karena secara tidak langsung melatih metabolisme tubuh untuk melambat. Berat badan memang turun, karena asupan kalori harian berkurang.

Tetapi setelah masa diet usai, kerja metabolisme tubuh terlanjur melambat. Kemampuan membakar kalori pun ikut melambat. Akhirnya dalam jangka waktu tertentu, berat badan akan kembali bertambah. Yang tepat adalah, Anda harus tetap makan sehari 3 kali, agar metabolisme dan pembakaran tetap berjalan normal. Hanya saja Anda perlu memilih jenis makanan yang dikonsumsi. Pilihlah makanan tinggi protein.

2. HIIT (High Intensity Interval Training)
HIIT merupakan olahraga yang banyak dianjurkan para personal trainer untuk mereka yang menjalankan program menurunkan massa lemak dalam tubuh. HIIT menggabungkan jalan cepat dan lari cepat (sprint). Dalam program ini, setelah 15-20 detik melakukan jalan cepat, Anda diharuskan berlari cepat selama 30-40 detik. Lakukan hal tersebut terus menerus selama 20 menit. HIIT mampu membakar lemak beberapa kali lebih banyak ketimbang berlatih kardio selama 40 menit.

3. Padukan kardio dengan latihan beban
Latihan kardio memang bisa membakar lemak dalam tubuh Anda. Tapi untuk memastikan lemak tak kembali menimbun setelah jangka waktu tertentu, Anda membutuhkan otot-otot yang kuat. Untuk itu, Anda perlu latihan beban.

Selain membentuk otot, latihan beban bisa mengencangkan tubuh, sehingga tak ada istilah tubuh bergelambir. Jadi, atur latihan Anda. Misalnya, pergunakan 30 menit untuk latihan kardio dan 30 menit latihan beban.

Tak harus menggunakan alat, Anda bisa memanfaatkan bobot tubuh Anda sebagai beban. Misalnya dengan cara sit-up, push-up, atau plank.

4. Buat variasi olahraga setiap 4 minggu sekali
Agar efektif membakar lemak dalam tubuh, Anda harus memerhatikan pola olahraga atau latihan yang Anda jalani. Setelah empat minggu melakukan rutinitas latihan yang sama, dengan intensitas yang sama, massa lemak dalam tubuh pasti akan berkurang.

Setelah 4 minggu, Anda harus mengganti varian latihan dan menambah intensitas latihan. Jika biasanya Anda berlatih beban 20 kilogram, Anda harus menaikkannya menjadi 30 kilogram atau 40 kilogram.

Jika Anda melakukan sit-up atau push-up, maka Anda harus menambah atau menaikkan repetisi latihan. Jika Anda terus melakukan latihan yang sama dengan intensitas yang sama selama berbulan-bulan, maka pembakaran lemak maupun penurunan badan tidak akan mengalami perubahan.

Mengapa? Karena tubuh sudah beradaptasi dan terbiasa dengan intensitas dan jenis latihan yang rutin Anda jalankan. Untuk melakukan pembakaran maksimal, sampai pada titik yang diinginkan, Anda harus memberi tantangan lebih kepada tubuh.

TABLOIDBINTANG

Berita lainnya:
Wedding Fair, Lahan Bisnis yang Kian Menjanjikan
Lawan Obesitas dengan Berjalan 10 Ribu Langkah per Hari
Alami Gangguan Kesuburan, Bisa Jadi Kelebihan Hormon Lelaki






Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

18 Mei 2022

Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

Banyak perubahan terjadi pada ketenagakerjaan. Perlu penyiapan untuk perlindungan tenaga kerja.


Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

8 Maret 2022

Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

Potensi peradangan semakin besar apabila seseorang memiliki kulit sensitif dan menggunakan masker dalam waktu yang lama.


Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

30 Desember 2021

Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

Penyakit pembuluh darah adalah gangguan yang mempengaruhi sistem peredaran darah dari dan ke organ tubuh.


Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

20 Desember 2021

Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

Banyak masyarakat bersikap skeptis terkait bahaya pandemi Covid-19. Untuk tangani hal itu, Daewoong ajak anak muda galakkan info kesehatan


Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

18 November 2021

Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

Beberapa hal yang yang harus diperhatikan penderita gangguan asam lambung adalah posisi tidur dan diet.


Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

13 November 2021

Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

Indonesia masih endemi demam tifoid atau dikenal dengan sebutan penyakit tipus atau tipes.


Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

11 November 2021

Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

Rutin berjalan kaki setiap hari membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan menurunkan berat badan.


Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

30 Oktober 2021

Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Salah satu cara mencegah Covid-19 adalah dengan menyemprotkan cairan khusus ke hidung. Apa kandungan dalam cairan itu dan bagaimana cara kerjanya?


5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

24 Oktober 2021

5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala yang dominan terjadi selama pandemi Covid-19 adalah kelelahan dan kurang tidur.


Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

23 Oktober 2021

Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

Ketahui periode terbaik memumpuk "bekal" menjelang massa tulang puncak, fase kondisi tulang terbaik, dan penurunannya untuk mencegah osteoporosis.