5 Inovasi Fashion Coco Chanel yang Tak Lekang Waktu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Coco Chanel

    Coco Chanel

    TEMPO.CO, Jakarta - Gabrielle Bonheur “Coco” Chanel memulai karirnya pada tahun 1910 sebagai pembuat topi. Saat itu, dia membuka toko pertamanya di 21 Rue Cambon di Paris, Prancis. Setelah dikenal luas dan sukses, Chanel mulai membuat rok lipit dan gaun jersey. Lima tahun kemudian, dia mulai membuka rumah couture sendiri di Biarritz, Prancis.

    Menggunakan pendekatan revolusioner dalam fashion, Chanel mengutamakan mode busana untuk perempuan dan sering menggunakan dirinya sendiri sebagai model. Chanel juga meninggalkan jejaknya di bidang wewangian yang menjadi standar rumah mode masa depan.

    Parfum Chanel No 5, diciptakan pada tahun 1921 oleh desainer dan parfum Ernest Beaux. Menjadi karya yang “menggemparkan” pada zamannya. Berikut ini momentum terbesar dalam karir fashion Chanel:

    1. Jersey

    Chanel membuka butik di Deauville, Prancis, pada 1913 dengan menawarkan koleksi pertama dari pakaian olahraga dan jersey.

    2. Garcon Style

    Chanel mendapat inspirasi dari busana pria. Cita rasa maskulin tampak dari celana panjang dan ikat pinggang. “Aku membebaskan tubuh, mengabaikan pinggang, dan saya membuat sebuah bentuk baru,” kata Chanel.

    3. Little Black Dress

    Sebagian orang menganggap little black dress adalah busana yang harus ada di dalam lemari. Dan diakui, setiap perempuan cocok mengenakannya. Chanel membuat model little black dress pada 1926. Majalah Vogue Amerika menyebutnya ‘gaun Chanel Ford’ yang bermakna perempuan di seluruh dunia akan memakainya.

    Penemuan ini terbilang mendongkrak pakem karena pada saat itu, warna hitam biasanya dikenakan saat berkabung. Secara pribadi, Chanel memang mengagumi warna hitam yang dianggap mewakili masa kecilnya yang dihabiskan sebagai yatim piatu di sebuah biara di Aubazine.

    4. Busana kerja wanita


    Chanel mulai merancang pakaian kerja yang layak bagi perempuan pada awal 1930-an. Dia memperkenalkan setelan tweed klasik pada 1954. Tiga tahun kemudian, Chanel merilis sepatu perempuan slingback pump dua warna. Hitam di bagian ujung kaki, dan sisanya warna nude sampai sepanjang kaki.

    5. Tas

    Pada 1955, Chanel merilis tas 2.55 yang namanya berasal dari bulan dan tahun pembuatan: Februari 1955. Tas ini sederhana namun terlihat mewah berlapis kulit, beraksen rantai emas panjang memungkinkan wanita membebaskan tanganya. Desain ini menginpirasi rumah mode seperti Christian Dior, Hermes, dan Chloé.

    ALLURE | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Cara Mengajarkan Anak Meminta Maaf dengan Tulus
    Waspadalah, Cuaca Ekstrem Bisa Sebabkan Bayi Lahir Prematur
    Pakai Lipstik, Cium Selembar Kertas, Lalu Baca Kepribadianmu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.