Lupakan Mitos, Tak Ada Alasan Takut Makan Telur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi telur ayam. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi telur ayam. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Memasukkan telur ke menu sehari-hari? Kenapa tidak. Meski banyak orang yang khawatir mengkonsumsi telur dengan berbagai alasan, seperti takut kolesterol atau gemuk, sebenarnya telur adalah bahan makanan yang luar biasa.

    Telur merupakan simbol kebangkitan karena dari dalamnya muncul kehidupan baru, juga karena nutrisi yang bermanfaat buat kesehatan. Lalu, apa yang membuat telur layak disantap setiap hari dan alasan lain yang harus dipertimbangkan?

    - Kaya nutrisi
    Telur mengandung vitamin B yang sangat tinggi, juga vitamin A dan D. Kuning telur adalah sumber riboflavin, kolin, dan vitamin B12, yang sangat baik buat kesehatan otak dan menjaga daya ingat. Telur juga kaya selenium, lutein, dan zeaxanthin, jenis karoten yang baik buat kesehatan mata.

    - Efek jika terlalu banyak makan telur?
    Telur mengandung kolesterol tinggi sehingga sering dihindari. Namun, seiring dengan makin banyaknya penelitian, pertimbangan tersebut mulai dipikirkan kembali karena tak ada bukti telur berbahaya buat kesehatan.

    - Rendah karbohidrat
    Telur bukan hanya rendah karbohidrat, tapi juga kaya protein. Putih telur adalah bahan kue yang penting, dan sebagai campuran untuk membuat puding dan makaroni.

    - Menyimpan telur
    Telur bisa bertahan hingga 60 hari bila dimasukkan ke lemari pendingin. Telur juga lebih baik disimpan di dalam karton seperti saat kita membeli di pasar swalayan. Putih telur bahkan bisa dibekukan hingga satu tahun.

    VERYWELL | PIPIT

    Artikel lain:
    Talas Sahabat Kesehatan, tapi Jangan Dimakan Berlebihan
    Singkong, Murah tapi Manfaatnya Tidak Murahan
    6 Makanan yang Ampuh Memerangi Diabetes


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.