Rabu, 19 September 2018

Resep Kue Putri Kandis Khas Jambi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kue Putri Kandis. resepgulaku.com

    Kue Putri Kandis. resepgulaku.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Putri kandis merupakan kue basah tradisional khas Jambi. Bentuknya berlapis-lapis dengan kombinasi warna hijau dari air daun suji. Kue ini menggunakan banyak telur dan gula. Kue putri kandis biasanya disajikan saat perayaan adat Jambi, salah satunya acara antar belanjo.

    Antar belanjo merupakan bagian dari prosesi pernikahan. Sebelum akad nikah, keluarga calon pengantin pria membawa antaran belanja kepada calon pengantin wanita, salah satunya kue putrid kandis. Makna dari acara ini adalah rasa kekeluargaan yang terbangun dari kedua belah pihak.

    Sebaiknya Anda meluangkan waktu sekitar 2 jam jika ingin membuat kue ini. Berikut bahan yang dibutuhkan dan cara pembuatan kue putri kandis, seperti dikutip dari laman resepgulaku.com.

    Bahan I :
    -
    15 butir kuning telur
    - 150 gram gula
    - 1 sendok teh vanila
    - 50 mililiter susu kental manis
    - 50 gram margarin, kocok hingga lembut
    - 1 sendok makan tepung terigu
    - 175 mililiter santan dari 1 butir kelapa
    - 2 sendok makan cokelat bubuk

    Bahan II:
    -
    5 butir putih telur
    - 100 gram gula
    - 50 mililiter air daun suji
    - 100 mililiter susu kental manis
    - 50 gram tepung terigu
    - 50 gram margarin, kocok hingga lembut
    - 75 mililiter santan

    Mengolah bahan I:
    -
    Kocok kuning telur dan gula hingga lembut, tambahkan susu kental manis sambil terus dikocok rata.
    - Masukkan tepung, vanila, santan dan margarin bergantian sambil diaduk rata.
    - Bagi adonan menjadi dua bagian, satu bagian ditambah cokelat bubuk dan sisanya dibiarkan putih.

    Mengolah bahan II:
    - Kocok putih telur sampai setengah mengembang, tambahkan gula, kocok hingga mengembang.
    - Masukkan air daun suji, susu kental manis, tepung terigu, margarin dan santan, kocok rata.

    Memadukan bahan I dan II:
    - Siapkan loyang persegi 18 sentimeter, olesi dengan margarin dan alas kertas roti.
    - Pilih adonan untuk menjadi dasar kue. Panggang pada suhu 150 derajat celcius selama beberapa menit kemudian tuangkan adonan lainnya selapis demi selapis secara bergantian, masing-masing 200 gram.
    - Setelah adonan habis, panggang dengan suhu 160 derajat celcius dengan api kecil atau panas dari bawah panggangan selama 30 menit.
    - Setelah dingin, potong sesuai selera dan siap disajikan.

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Pilihan Busana Supaya Tampil Modis di Kampus
    8 Alasan Teman Masa Kecil Adalah yang Terbaik
    Memahami Claustrophobia dan Cara Efektif Mengatasinya


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.