8 Alasan Teman Masa Kecil Adalah yang Terbaik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.COJakarta - Banyak orang berpendapat sahabat terbaik adalah teman masa kecil. Bersama teman tersebut kita melakukan banyak hal, menghabiskan waktu bersama, dan nyaris tak terpisahkan, seperti dua sisi uang logam.

    Waktu terus berlalu dan teman tersebut mungkin sudah berada sangat jauh. Namun kenangan bersamanya tak akan pernah terlupakan. Berikut ini delapan kenangan soal teman yang akan membuat kita bernostalgia.

    1. Mereka menyaksikan banyak babak dalam hidup kita
    Berbagai kejadian kita alami pada masa lalu dan teman-teman waktu kecil bukan hanya menyaksikan, tapi ikut mengalami bersama. 

    2. Berteman tanpa pamrih
    Persahabatan dengan teman-teman masa kecil tulus, tanpa embel-embel, tidak berdasarkan materi, atau karena mereka ingin memanfaatkan kita. Kita bisa hidup apa adanya tanpa berpura-pura.

    3. Tak harus selalu bersama
    Persahabatan kita tidak diperbudak waktu dan jarak. Mereka mengerti masing-masing telah memiliki kehidupan sendiri dan menghargainya.

    4. Pertemuan tak pernah bikin canggung
    Berapa lama pun kita tak berjumpa dengan teman tersebut, saat reuni, suasana tidak terasa canggung. Suasana tetap akrab seperti dulu. 

    5. Ingatan lebih tajam
    Kadang, ingatan teman masa kecil lebih tajam dari kita sendiri. Kita sudah melupakan banyak hal, seperti siapa orang pertama yang kita taksir atau kapan pertama kali pergi berkencan, dan teman masa lalu lebih mengingatnya.

    6. Saran paling tepat
    Tak jarang juga saran teman-teman pada masa kecil lebih layak didengar. Mereka memberi saran dengan tulus, tanpa tendensi apa-apa, apalagi menjerumuskan ke jalan yang salah.

    7. Tempat berbagi rahasia
    Kita juga sering lebih mempercayai teman-teman pada masa lalu untuk berbagi rahasia. 

    8. Akrab dengan orang tua
    Banyak orang tua teman yang memperlakukan kita seperti anak sendiri. Orang tua kita pun kerap menganggap teman itu sebagai anak sendiri sehingga hubungan kekeluargaan lebih baik.

    INDIATIMES | PIPIT

    Artikel lain: 
    Memahami Claustrophobia dan Cara Efektif Mengatasinya
    Kehidupan Harper Beckham yang Bikin Iri Bocah Lain
    `Kepo`, Apakah Si Introver Sedang Jatuh Cinta?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.