Alice Norin Berbagi Tip Merawat Kulit Kepala Sensitif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model dan pemain sinetron Alice Norin saat menghadiri peluncuran Marsha Hijab dan launching album terbaru Marshanda di Bistro Terrace, Kemang, Jakarta, (24/2). TEMPO/Nurdiansah

    Model dan pemain sinetron Alice Norin saat menghadiri peluncuran Marsha Hijab dan launching album terbaru Marshanda di Bistro Terrace, Kemang, Jakarta, (24/2). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki rambut panjang rupanya menjadi ‘beban’ tersendiri bagi artis Alice Norin. Banyak masalah rambut yang dialami, seperti kulit kepala lembap, panas, gatal dan rambut rontok.

    Menurutnya Alice Norin, sejak kecil dia memang memiliki jenis kulit kepala dan rambut yang sensitif. “Rambut aku panjang tapi helainya tipis. Kalau rambut kepanjangan, malah kulit kepala aku suka sakit. Sempat pengen potong pendek, tapi enggak pede,” ujar Alice Norin.

    Selama ini, Alice merasa ada yang salah dalam merawat rambut sensitifnya. Seharusnya, kata Aline, perawatan rambut yang tepat dimulai dari kulit kepala yang bersih dan tidak bermasalah. “Kalau kulit kepala kotor, tentu nutrisi yang masuk akan tersumbat. Selama ini, aku hanya fokus rawat rambutnya, padahal kulit kepalaku bermasalah,” tuturnya.

    Merasa tak nyaman dengan kondisi rambutnya, pemain sinetron Tukang Bubur Naik Haji ini berhati-hati memilih produk perawatan rambut. Sebab, menurut Alice Norin, bila tidak cocok akan membuat rambut tambah rontok.

    “Aku pilih perawatan rambut dengan kandungan bunga Aster karena manfaatnya bagus untuk mengatasi kulit kepalaku yang sensitif, mulai dari sampo hingga serum," kata Alice Norin. Selain itu, dia juga sering melakukan spa rambut untuk relaksasi.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    7 Fakta Super Terong yang Mengesankan
    Si Dia Menangis Setelah Bercinta, Wajarkah?
    Ibu Hamil Dianjurkan Mengikuti 4 Tes Berikut Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.