Ups, Kepergok Anak Saat Bercinta? Lalu?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tua bermesraaan. Shutterstock

    Ilustrasi orang tua bermesraaan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu momentum yang paling memalukan bagi orang tua adalah saat anaknya memergoki mereka bermesraan. Si kecil berada di depan pintu dan bertanya, “Ayah dan Bunda sedang apa?”

    Ya, kondisi ini memang mengerikan: tertangkap basah oleh anak saat sedang bersenggama. Kaget sudah pasti, tapi jangan panik. Tangani dengan tenang dan bijaksana. Berikut ini langkah yang sebaiknya dilakukan orang tua ketika kepergok sedang bercinta, seperti dikutip laman Times of India.

    1. Jangan Malu
    Panik tidak akan banyak membantu menangani situasi ini. Tetap tenang, tutup daerah intim, dan kumpulkan serta kenakan pakaian Anda. Jangan malu bermesraan. Sebab, untuk pasangan suami-istri, itu kegiatan yang normal.

    Anda dapat dengan cepat membuat sebuah cerita bahwa kedua orang tuanya sedang melakukan permainan orang dewasa yang sudah menikah. Selagi pasangan menyibukkan diri dengan si kecil, Anda dapat berpakaian. Lalu, habiskan waktu bermain dengan anak.

    2. Bertanyalah
    Berasumsi anak akan melupakan apa yang dia lihat di atas tempat tidur tidak bijaksana. Konsultan keluarga, Shruti Joshi, berujar, “Ketika bingung dan benar-benar tidak tahu apa yang harus dikatakan, bertanyalah kepada si kecil apa yang dia lihat dan berikan penjelasan sederhana.”

    3. Menjelaskan dengan Bahasa yang Mudah Dimengerti Anak
    Anak yang berusia di bawah 5 tahun mungkin tidak menyadari apa yang terjadi di balik selimut. Psikolog anak, Bharathi M, mengatakan Anda dapat menjelaskan mama dan papa sedang berpelukan karena saling mencintai. “Lalu tutup bagian intim kemudian panggil dia dan ajak berpelukan,” katanya.

    Selanjutnya, untuk anak berusia 5-10 tahun, bicarakan kepada mereka soal hubungan fisik. “Tapi, jika mereka tidak nyaman, tutup topik ini,” ucap Bharathi. Khusus anak yang masuk tahap pra-remaja dan remaja, orang tua harus menangani dengan sangat hati-hati. Sebab, mereka sudah mengenal organ tubuhnya dan memiliki pengetahuan tentang seks.

    4. Mendiskusikan Lebih Lanjut Setelah Kejadian
    Sangat penting untuk jujur kepada anak. Pastikan Anda mendiskusikan kejadian ini kepadanya lebih lanjut. Mungkin si kecil akan membombardir dengan beragam pertanyaan. Jangan gugup, bicarakan dari hati ke hati untuk menghapus kesalahpahaman mereka. “Sebaiknya orang tua meminta maaf karena menempatkan anak pada kondisi itu,” ujarnya.

    5. Humor
    Ini lebih mudah dikatakan daripada dilakukan. Namun, setelah Anda selesai menjelaskan, buatlah humor tentang insiden tersebut. "Kebanyakan orang tua khawatir karena mereka pikir telah memberikan anak ‘pemandangan’ yang tidak pantas,” ujar Bharathi. Anak-anak perlu mengetahui orang tua butuh melakukan hubungan seksual karena itu bagian dari pernikahan.

    TIMES OF INDIA | DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Gara-gara Beli Kaus Kemahalan, Wanita Ini Gugat Zara
    'Say Cheese' di Depan Kamera Ternyata Salah, Ucapkanlah...
    Wanita Ini Ubah Wajah Jadi Cara Delevigne, David Beckham, dan Ariana Grande


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.