10 Saran Tak Akurat Soal Menurunkan Berat Badan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • google

    google

    TEMPO.COJakarta - Berbagai informasi akan kita cari ketika memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, baik dari buku, Internet, atau saran orang lain. Sayangnya, kadang kita tak bisa membedakan mana informasi yang benar dan yang tidak. 

    Berikut ini tip atau informasi salah yang sering diberikan orang ketika kita berusaha menurunkan berat badan.

    1. Makin ringan tubuh, makin sehat
    Angka yang terlihat pada timbangan tak bisa dijadikan cermin kesehatan kita. Tujuan dari menurunkan berat badan tidak hanya untuk melihat angka di timbangan yang lebih sedikit, tapi lebih kepada ingin memiliki tubuh yang bugar.

    2. Makan 1.200 kalori sehari
    Kita jangan hanya berpatokan pada asupan kalori bila berniat menurunkan berat badan. Sistem metabolisme masing-masing orang berbeda, begitu juga dengan kemampuan membakar kalori. Orang yang lebih berotot memiliki kemampuan membakar kalori lebih cepat dibanding mereka yang berlemak.

    3. Menghindari makanan tertentu
    Karbohidrat adalah salah satu zat makanan yang diperlukan tubuh untuk berfungsi dengan semestinya karena menyediakan energi buat tubuh dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Zat ini pun sebenarnya justru dibutuhkan tubuh. Adapun karbohidrat bisa didapatkan dari berbagai makanan, termasuk buah dan sayuran, bukan hanya dari roti terigu dan nasi.

    4. Memilih pola makan tertentu
    Banyak tren diet yang dijalani orang demi hidup sehat dan berat badan terjaga, seperti menjadi vegetarian atau menghindari gluten. Namun kedua pilihan tersebut tidak serta-merta mampu menurunkan berat badan. 

    Memang, kedua macam diet itu memiliki manfaat kesehatan masing-masing. Tapi, bila kita tidak paham bagaimana memberi nutrisi pada tubuh saat melakukan diet tersebut, hasilnya justru berat badan bertambah, bukan berkurang. 

    5. Suplemen membuat langsing
    Meminum teh detoks atau pil pembakar lemak bukanlah kunci untuk menurunkan berat badan. Hasil penelitian bahkan menunjukkan kecilnya dampak dari suplemen pelangsing itu sehingga sungguh tidak realistis bila kita hanya bergantung pada dua macam suplemen tersebut. 

    6. Makan apa saja asalkan berolahraga
    Jangan percaya pada mitos kita bisa memakan apa pun asalkan diimbangi olahraga. Menurut para pakar, upaya menurunkan berat badan itu 75 persen dari makanan dan 25 persen lagi dari olahraga. Jadi kita tak perlu menghabiskan waktu berjam-jam di pusat kebugaran setelah makan tanpa kendali.

    7. Semua yang berlabel diet dan alami itu sehat
    Industri makanan memang cerdas. Mereka memberi label "sehat", "diet", "bebas lemak", atau "alami" untuk menarik minat pembeli. Contohnya minuman bersoda. Meski sudah dilabeli "diet", tetap saja minuman bersoda tidak baik buat kesehatan dan bisa membikin gemuk.

    8. Latihan kardio adalah kunci
    Banyak orang berpikir latihan kardiovaskular adalah cara terbaik menurunkan berat badan. Memperbanyak latihan kardiovaskular memang penting, dan lebih baik lagi bila diimbangi latihan angkat beban sehingga bukan hanya lemak yang terbakar, tapi juga otot terbentuk.

    9. Makan tiga kali sehari
    Berapa kali kita harus makan dalam sehari agar berat badan turun bervariasi. Ada yang bilang makan normal tiga kali sehari, ada juga yang menyarankan makan enam kali dengan porsi kecil. Menurut para ahli, bukan jumlah berapa kali makan yang penting, tapi berapa kalori yang masuk itu lebih penting.

    10. BMI adalah indikator akurat
    Indeks masa tubuh (BMI) dianggap sebagai indikator akurat mengenai kesehatan kita. BMI memang cara yang baik untuk menakar lemak tubuh, tapi tak bisa dijadikan patokan kita sehat atau tidak.

    CHEATSHEET | PIPIT

    Artikel lain: 
    Wanita Rela Lakukan 5 Hal Ekstrem demi Tampil Cantik
    Jangan Takut Makanan Laut karena Manfaatnya Luar Biasa
    Ayo Makan Daun Bawang dan Rasakan Manfaatnya buat Tubuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.