Resep Putri Selat, Kue Khas Banjarmasin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri Selat. resepgulaku.com

    Putri Selat. resepgulaku.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Putri selat merupakan salah satu makanan tradisional asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kue basah tradisional ini enak disantap dalam kondisi dingin.

    Bahan dasar kue Putri Selat adalah tepung beras, santan, gula, dan agar-agar. Melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo, Gulaku berbagi resep makanan tradisional untuk melestarikan kuliner nusantara. Berikut ini bahan yang diperlukan dan cara membuat kue Putri Selat:

    Bahan I:
    - 500 mililiter santan hangat
    - 50 gram tepung beras
    - 2 sendok teh agar-agar putih
    - 2 lembar daun pandan
    - 1/4 sendok teh garam

    Bahan II:
    - 225 gram tepung terigu
    - 500 mililiter santan
    - 150 gram gula
    - 3 sendok makan air daun suji
    - 1/4 sendok teh garam
    - Pewarna makanan cokelat secukupnya
    - Minyak goreng secukupnya untuk mengoles
    - Buah nangka secukupnya

    Cara membuat:
    1. Bahan I: Campur tepung beras, agar-agar putih, sedikit garam, dan daun pandan, aduk rata. Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga tercampur, sisihkan.

    2.Bahan II: Campur tepung terigu, santan, gula dan garam, aduk hingga rata. Bagi adonan menjadi 2 bagian. Beri 1 bagian adonan dengan air daun suji dan 1 bagian lainnya dengan pewarna makanan cokelat, sisihkan.

    3.Siapkan cetakan atau loyang yang sudah dioles minyak goreng. Tuangkan adonan I, kukus selama 5-8 menit.

    4.Tuangkan adonan hijau daun suji, kukus kembali selama 5-8 menit.

    5.Tuangkan adonan berwarna cokelat, kukus kembali hingga kue matang. Angkat dan dinginkan.

    6.Sajikan dengan taburan potongan nangka.

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    11 Tanda Anak Genius
    Kiat Bahagiakan Suami di Pagi Hari
    5 Kelakuan Anak yang Bikin Orang Tua Sakit Hati


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara