6 Kebiasaan Menjaga Asupan Makanan yang Justru Merusak Diet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menyemil makanan. Fitsugar.com

    Ilustrasi menyemil makanan. Fitsugar.com

    TEMPO.COJakarta - Banyak orang yang berusaha menjalani pola hidup sehat, terutama lewat makanan. Meski demikian, tak sedikit pula yang tidak menyadari kekeliruan mereka soal kebiasaan makan atau minum. Berikut ini kebiasaan salah yang paling sering terjadi.

    1. Menyantap makanan diet
    Banyak orang yang berusaha menjaga berat badan dengan menyantap menu diet. Alhasil, mereka merasa tidak puas atau tidak kenyang. Ujungnya, mereka mencari makanan kecil sebagai camilan.

    2. Terlalu banyak makanan sehat
    Keinginan untuk hidup sehat membuat banyak orang hanya memilih makanan sehat, seperti sayuran, buah, biji-bijian, dan sebagainya. Yang menjadi masalah, mereka kadang menyantap makanan sehat itu secara berlebihan. 

    Memilih bubur gandum untuk sarapan memang lebih baik dibanding roti terigu isi daging. Tapi, bila bubur gandum tersebut dimakan dalam jumlah berlebihan, tentu tidak baik pula.

    3. Melupakan makan
    Melupakan atau meninggalkan makan demi menurunkan berat badan bukanlah keputusan bijaksana. Dampaknya adalah kalori yang terbakar justru lebih sedikit karena tubuh memerlukan makanan sebagai bahan bakar dan sumber tenaga. 

    Efek lainnya adalah keinginan untuk makan justru memuncak di malam hari sebagai "pembalasan". Padahal aktivitas pada waktu tersebut sangat minim dan tenaga yang dibutuhkan tidak banyak, sehingga makanan hanya menumpuk di perut.

    4. Menghitung kalori
    Terus menghitung kalori makanan bila hendak menyantapnya sungguh melelahkan, meski mungkin berdampak baik bila ingin menjaga berat badan. Sebuah penelitian menunjukkan selalu menghitung kalori membuat para wanita justru stres. Meningkatnya stres juga akan memperbanyak kortisol, hormon yang akan menambah nafsu makan.

    5. Takut pada lemak
    Banyak orang takut pada makanan yang mengandung lemak, padahal tak semua lemak jahat. Lemak yang baik, seperti yang didapat dari alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan, justru bisa membantu usaha menurunkan berat badan karena mampu membuat kenyang lebih lama.

    6. Makan karena emosi
    Tidak lapar tapi ingin makan karena kesal, bosan, atau stres. Kebiasaan ini jelas tidak baik dan hanya menjadi penghalang buat mereka yang ingin menurunkan berat badan.

    HEALTH.COM | PIPIT

    Berita lainnya:
    Ini Tip Tes TOEFL dan IELTS
    Ingin Bepergian dengan Hemat, Cobalah Tip Berikut
    Jangan Takut Berolahraga Saat Cuaca Panas, Berikut Ini Tipnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.