Jerawat, Keriput, dan Ketombe, Tuntaskan dengan Cuka Apel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita berjerawat. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita berjerawat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Cuka sari apel adalah jenis cuka yang terbuat dari sari apel. Dibuat dengan perasan jus apel dan proses fermentasi yang memungkinkan alkohol terbentuk. Ragi dan bakteri lain ditambahkan pada tahap pertama untuk memulai proses fermentasi. Pada tahap kedua fermentasi, alkohol akan berubah menjadi cuka.

    Cuka sari apel bisa dipakai untuk beragam tujuan, mulai urusan memasak sampai kesehatan dan kecantikan. Jika dicampur dengan makanan, cuka sari apel menambah kenikmatan atau sebagai saus salad. Untuk kesehatan, cuka sari apel bermanfaat mengurangi risiko kanker, mencegah diabetes, membantu proses pencernaan, dan membantu menurunkan berat badan.

    Minum satu sendok teh cuka sari apel dicampur dengan air setiap hari berguna untuk mereka yang ingin melangsingkan tubuh. Sedangkan yang mengalami gangguan pencernaan, hanya dengan meminumnya, maka semua masalah yang berhubungan dengan perut, seperti kembung, akan teratasi.

    Cuka sari apel juga bermanfaat untuk kecantikan karena sifatnya antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi. Berikut ini penjelasannya.

    1. Meredam tanda penuaan
    Jenis cuka ini memiliki belerang dalam kadar tinggi yang bermanfaat memerangi keriput dan bintik-bintik penuaan. Oleskan cuka sari apel di seluruh wajah menggunakan bola kapas sebelum tidur dan biarkan semalam. Jika Anda memiliki kulit sensitif, encerkan sedikit dengan air.

    2. Mencegah jerawat
    Oleskan cuka sari apel langsung ke bagian wajah yang berjerawat. Langkah ini bertujuan membunuh bakteri yang bisa memunculkan lebih banyak jerawat besar dan kecil di kemudian hari.

    3. Mengobati luka bakar
    Cuka sari apel dapat mengobati luka bakar karena membuat kulit terasa adem. Cairan ini juga mengurangi peradangan pada daerah yang terbakar. Untuk menggunakannya pada luka bakar, campuran cuka sari apel yang telah diencerkan dengan air.

    4. Toner yang bagus
    Cuka ini adalah zat alami yang membantu menjaga keseimbangan pH alami kulit. Selain itu, mengecilkan pori-pori dan mengencangkan kulit.

    5. Mengobati tumit pecah-pecah
    Merendam kaki dalam cuka sari apel dapat membantu memerangi bau kaki, bahkan membantu memuluskan tumit yang pecah-pecah. Sifat antibakterinya akan membunuh bakteri penyebab bau.

    6. Mengusir ketombe
    Ketombe dapat menjadi masalah yang memalukan. Gunakan cuka sari apel yang dicampur dengan sedikit air, lalu ratakan pada kulit kepala setengah jam sebelum keramas. Langkah ini untuk membersihkan serpihan ketombe.

    7. Membuat rambut bercahaya
    Gunakan cuka sari apel yang diencerkan sebagai bilasan akhir setelah mencuci rambut. Cairan ini bekerja sebagai kondisioner yang akan membuat rambut halus, lembut, dan bersinar.

    BOLDSKY | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Menikmati Mi Khas Asia di Kota Bandung
    Bagian Tas yang Bikin Bakteri Nyaman Bersembunyi
    Posisi Tidur yang Tepat untuk Membersihkan Limbah Otak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara