Bagian Tas yang Bikin Bakteri Nyaman Bersembunyi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tas berbahan kulit. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Ilustrasi tas berbahan kulit. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.COJakarta - Tas menjadi salah satu bagian terpenting dalam keseharian Anda. Semua barang bisa dibawa dengan mudah dalam sebuah tas. Seringnya, tas yang sama terus-menerus dipakai setiap hari, terlebih karena warna dan desain yang bisa disesuaikan dengan pakaian.

    Perlu Anda ketahui, sebuah tas, dari pegangan, bagian dalam, dan bagian bawah sangat kotor. Karena itu, tas harus dibersihkan secara teratur. Menurut sebuah survei di Inggris, satu dari lima tas memiliki kadar bakteri berbahaya saat diuji.

    Dalam survei tersebut, pegangan tas menjadi tempat favorit bakteri bersembunyi, dibanding rata-rata lubang toilet. Isi di dalam tas, seperti krim dan make-up, memiliki lebih banyak bakteri daripada dudukan toilet. Bagian bawah tas juga paling menjijikkan karena perempuan sering menempatkan tas di lantai kamar mandi.

    Ahli mikrobiologi juga menjelaskan, sekitar sepertiga dari tas memiliki bakteri fecal atau bakteri yang biasa ditemukan di dalam kotoran manusia. Tas kulit asli bahkan lebih berisiko bagi bakteri karena kulit seperti spons yang bisa menyerap kotoran dan kuman.

    Sebaiknya hindari meletakkan tas di lantai kamar mandi atau gunakan pengait untuk menggantung tas ketika berada di bar, restoran, kamar mandi, atau bandara. 
    Untuk tas yang terbuat dari kulit, plastik, dan permukaan keras lainnya, Anda dapat menggunakan tisu desinfektan atau pembersih tangan untuk membersihkan tas. Lakukan setiap hari atau setidaknya setiap minggu.

    Pembersihan untuk tas jenis kain agak rumit. Anda bisa mencuci kainnya agar bersih dari kuman. Sedangkan untuk tas yang dirancang khusus oleh desainer, biasanya ada penawaran layanan cuci tas gratis. 

    Tas Anda sangat layak mendapatkan perlakuan secara profesional ini setidaknya setahun sekali. Hal itu juga mengingatkan Anda agar tidak lupa mencuci tangan setelah dari kamar mandi guna mencegah transfer kuman ke make-up, ponsel, dan barang-barang lain di dalam tas.

    SHEKNOWS | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Menikmati Mi Khas Asia di Kota Bandung
    Rossa Rambah Bisnis Parfum Bertema Kehidupannya
    Kendaraan Main Serobot Bikin Syok, Apa yang Harus Dilakukan?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.