Menikmati Mi Khas Asia di Kota Bandung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yong tau foo. TEMPO/Dwi Renjani

    Yong tau foo. TEMPO/Dwi Renjani

    TEMPO.CO, Bandung - Anda tak harus melancong ke berbagai negara di Asia untuk menikmati jajanan khasnya berupa mi. Di Kota Bandung, Anda bisa berkunjung ke Hau Ce Noodle Bar, kafe dengan konsep memilih sendiri bahan makanan yang akan disajikan, ini menyediakan menu Asia, seperti yong tau foo, mi kuah, dan mi kering.

    Menurut salah satu pemilik Hau Ce Noodle Bar, Doddy Prapanca, tempat ini dibuat menyerupai kafe di beberapa negara Asia yang pernah ia kunjungi bersama teman-temannya. Dengan konsep memilih sendiri bahan makanan yang hendak disantap, para pengunjung bisa menyesuaikan selera masing-masing. Namun, jika bingung, pengunjung bisa memilih paket menu.

    “Suasananya jadi seperti di rumah sendiri karena pengunjung bisa memilih sendiri bahan menunya,” kata Doddy kepada Tempo, Kamis, 18 Agustus 2016. Yong tau foo merupakan jajanan khas Asia Tenggara berupa sayuran segar, berisi pasta ikan.

    Sekilas mirip dengan isian batagor. Sayuran yang digunakan meliputi pare, terung, orca, cabai merah besar, dan pasta ikan berbumbu. Harga yong tau foo adalah Rp 6.000 per buah. Setelah memilih yong tau foo, pelayan akan menggoreng apa yang dipilih pengunjung dan menyajikannya dengan sambal cabai.

    Pengunjung yang ingin menikmati makanan berkuah bisa memilih menu mi kuah yang mirip dengan suki Jepang. Untuk menu ini, konsumen juga dapat mengambil mi, sayuran, dan bakso seafood sesuai dengan selera. Sayuran bisa dipilih meliputi jamur kuping, pakcoi, cesim, tomat, dan sawi hijau.

    Sedangkan ball seafood yang tersedia antara lain fish ball, prawn ball, crab ball, lobster ball, dan lainnya. Setiap bahan mi kuah yang dipilih berkisar Rp 4.000-6.000 per buah.

    Jika ingin menikmati camilan, Anda bisa memesan mi kering yang berwarna hijau atau hitam. Keduanya terasa gurih dan renyah. Kafe yang terletak di Jalan Turnojoyo Nomor 25, Kota Bandung, ini buka mulai pukul 12.00 sampai 23.00 WIB.

    DWI RENJANI

    Berita lainnya:
    Pria Takut kepada Wanita, Namanya Gynophobia
    Tanda-tanda Persahabatan Telah Usai, Apa Saja Itu?
    Kendaraan Main Serobot Bikin Syok, Apa yang Harus Dilakukan?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.