Mabuk Perjalanan Saat Berkendara, Ini Sebabnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita sakit. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita sakit. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda pasti pernah merasakan pusing hingga mual-mual seperti mau muntah saat berkendara dalam perjalanan. Hal itu biasa disebut dengan mabuk perjalanan.

    Menurut seorang ahli neuroscience, mabuk perjalanan disebabkan otak mengirimkan sinyal bahwa tubuh sedang mengalami keracunan. Akibatnya timbul rasa mual karena tubuh menerjemahkan sinyal tersebut.

    Seperti dilansir laman Telegraph, otak mengalami kebingungan ketika Anda sedang berkendara sehingga mengirimkan sinyal yang berbeda-beda.

    Karena meskipun sedang duduk diam berkendara, mata Anda mengirimkan sinyal ke otak bahwa Anda sedang bergerak sehingga cairan yang menyeimbangkan sensor pada bagian telinga terguncang dan memicu timbulnya gerakan.

    "Satu-satunya penyebab kesalahan sensor tersebut adalah adanya racun di dalam tubuh sehingga otak mengira bahwa tubuh sedang mengalami keracunan dan tubuh segera mereaksinya dengan mengeluarkan racun tersebut (muntah)," ujar ahli neuroscience, Dean Burnett.

    Dr Dean menambahkan, kebiasaan membaca hanya akan memperparah kondisi mabuk selama perjalanan. Menurut dia, untuk mengatasi mabuk perjalanan, sebaiknya Anda melihat ke luar jendela dan fokus melihat pemandangan di sekitar.

    "Membaca memperparah kesalahan sensor dalam otak karena ketika membaca otak tidak memiliki informasi visual yang akan membuatnya melupakan rasa mabuk."

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Penting bagi Suami Mengetahui Apa Itu Ngidam
    7 Mitos Tentang Kesuburan
    5 Kebiasaan yang Bikin Cepat Tua


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara