Takaran Konsumsi Garam yang Pas untuk Anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi garam. Dok. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    Ilustrasi garam. Dok. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsumsi garam yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko terkena serangan jantung dan stroke.

    Para pakar menganjurkan konsumsi maksimal 6 gram garam setiap hari. Dari angka itu, tiga perempatnya berasal dari makanan yang kita konsumsi (entah makanan siap saji atau hidangan yang dimasak orang lain) dan sisanya (seperempat) berasal dari garam yang kita tambahkan sendiri.

    Makanan olahan dan kemasan mengandung kadar garam yang tinggi. Selain itu, roti, sereal, dan beberapa makanan lain mengandung garam. Mengutip laman Good Housekeeping, makanan yang mengandung lebih dari 1,5 gram garam (0,6 gram sodium) per 100 gramnya termasuk makanan yang mengandung garam yang tinggi.

    Sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan dengan kandungan garam 0,3 gram atau kurang per 100 gram makanan. Takaran tersebut hanya berlaku bagi anak usia 11 tahun hingga dewasa. Sedangkan untuk anak di bawah 11 tahun, sebaiknya konsumsi garam sesuai dengan takaran berikut ini:




      • - 1-3 tahun: 2 gram garam per hari





      • - 4-6 tahun: 3 gram garam per hari





      • - 7-10 tahun: 5 gram garam per hari




    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Hati-hati, Makanan Ini Mengandung Banyak Garam
    Resep Ramen Vegetarian yang Sedang Tren
    Ubah Gaya Hidup Agar Terhindar dari Hipertensi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.