Anak di Atas 5 Tahun Masih Ngompol, Itu Tidak Normal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak ngompol. webmd.com

    Ilustrasi anak ngompol. webmd.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebiasaan mengompol anak terkadang membuat resah orang tua. Musababnya, berdasarkan penelitian, sekitar 5 persen anak-anak masih mengompol ketika menginjak usia 9 tahun.

    Menurut dokter anak, Chinnaiah Yemula, kebiasaan mengompol anak dianggap normal jika anak masih berusia 5 tahun. Namun, jika anak masih mengompol ketika berusia di atas 5 tahun, sebaiknya para orang tua lebih waspada.

    Sebab, biasanya kehidupan sosial anak berubah mulai dari usia 6 atau 7 tahun. Menurut Dr. Chinnaiah, anak biasanya diundang untuk menginap di rumah temannya atau bermalam ketika liburan, pada usia tersebut.

    Kebiasaan mengompol anak bisa disebabkan oleh sembelit. Ketika sembelit, usus besar yang penuh bergerak menekan kandung kemih. Untuk mengetahui apakah anak mengalami sembelit, Anda bisa mengawasi intensitas buang air besar anak. Intensitas buang air besar yang normal berkisar antara tiga kali dalam sehari sampai empat kali dalam seminggu.

    Cara lain mengurangi kebiasaan mengompol anak adalah tidak mengonsumsi air satu jam sebelum tidur dan hindari konsumsi jus jeruk dan minuman manis seperti sirup dan soda.

    Kebiasaan mengompol tersebut, seperti dilansir laman Mirror, kemunkinan dapat kembali muncul jika anak pindah sekolah atau mengalami permasalahan lainnya seperti bullying, atau adanya masalah dalam keluarga.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Tip Supaya Anak Berhenti Ngompol
    Cara Mengatasi Kebiasaan Buruk Anak 
    Kiat Mendeteksi Anak yang Mengalami Depresi
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.