Kaktus Dapat Dikonsumsi dan Baik buat Kesehatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kaktus. Shutterstock.com

    Ilustrasi kaktus. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Ketika kita mendengar kata kaktus, yang ada dalam bayangan adalah tanaman gurun dan berduri. Biasanya kaktus “hanya” menjadi tanaman hias, tapi tahukah Anda kalau kaktus dapat dikonsumsi?

    Kaktus merupakan sayuran murah meriah di daerah Amerika Latin, seperti Meksiko. Ada puluhan jenis kaktus genus Opuntia yang terdiri atas lebih dari 200 spesies. Tidak semua jenis kaktus ini dapat dikonsumsi. Di beberapa negara, daun kaktus dikenal dengan sebutan nopal. Biasa dikonsumsi dengan salad dan telur.

    Kaktus tak sekadar dapat dikonsumsi, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan kaktus disebut dengan anam superfood karena banyak bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini manfaat kaktus.

    1. Menurunkan kadar kolesterol
    Kaktus dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh karena mengandung banyak serat dan pektin. Dalam sebuah penelitian pada 2007 di Prancis, peneliti menguji dampak daun kaktus pada 68 pasien penderita sindrom metabolik. Setelah empat minggu, LDL atau kolesterol jahat dan trigliserida menurun, sedangkan HDL kolesterol baik meningkat. Tanaman ini juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

    2. Menangkal sel kanker
    Daun kaktus mengandung flavonoid dan fenolik, antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel sehat dari kerusakan radikal bebas. Fitokimia yang ditemukan dalam daun kaktus dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

    3. Melindungi sel otak
    Kaktus mengandung neuro-protectors yang dapat mencegah kerusakan pada sel otak akibat radikal bebas.

    4. Menurunkan gula darah
    Kaktus dapat mengontrol kadar gula darah secara efektif pada penderita diabetes. Daun kaktus dapat mengatasi hipoglikemik serta melindungi hati dari oksidasi dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

    5. Meningkatkan fungsi pencernaan
    Kaktus dapat meningkatkan fungsi pencernaan dan mengaktifkan gerakan usus, serta membantu dalam proses pembuangan.

    6. Mencegah peradangan
    Kaktus juga bersifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan pada otot, arteri, dan sistem kardiovaskular.

    7. Menurunkan berat badan
    Ekstrak kaktus dapat menurunkan berat badan. Ekstrak kaktus mengandung asam amino 17, mineral, dan vitamin yang dapat berfungsi sebagai diuretik dan antioksidan.

    BOLDSKY | MEDICALDAILY | DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Mr. P Loyo karena Ponsel Itu Nyata Adanya
    Wanita Terlihat Lebih Tua, Mungkin Ini Penyebabnya
    Jangan Geer, Pria Beri Perhatian Bukan Berarti Menyukaimu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.