Cukupkah Masalah Bau Badan Diatasi Hanya dengan Mandi?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi.

    Ilustrasi.

    TEMPO.COJakarta - Keringat berlebih erat kaitannya dengan masalah bau badan. Apakah rutin mandi setiap hari sudah cukup mengatasi masalah bau badan?

    Seorang Dermatologis Independen Indonesia, Eddy Karta, mengatakan mandi memang akan membantu menjaga kebersihan. Namun mandi hanya beberapa kali sehari, sedangkan keringat bisa berlangsung sepanjang hari, entah itu saat makan, emosional bergejolak, atau beraktivitas.

    ”Jadi mandi saja tidak cukup bagi yang memiliki masalah bau badan,” ujarnya pada Kamis, 11 Agustus 2016.

    Dia menyarankan Anda yang memiliki masalah bau badan menambah cara lain walaupun sudah rajin mandi, yakni mengenakan pakaian yang bersih. Cara yang lain adalah meminimalkan peningkatan suhu tubuh guna mengurangi keringat pada daerah ketiak.

    ”Keringat di ketiak akan semakin bertambah saat suhu metabolisme tubuh meningkat atau saat ada ketegangan emosional,” ucapnya.

    Banyak pula cara ekstrem, kata dia, seperti prosedur injeksi botox, bahkan sampai bedah kosmetik pengangkatan jaringan kelenjar keringat di bawah kulit. Namun umumnya banyak yang menggunakan anti-perspirant atau yang kita kenal sebagai deodoran.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Trik Agar Buah Potong Tetap Segar 
    Tahu Talaga, Lebih dari Sekadar Tahu Biasa 
    Bekali Anak dengan Empati, Tinggalkan Gadget


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.