Cara Mencegah Sindrom Baby Shaken

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi dilempar ke udara. bbc.co.uk

    Ilustrasi bayi dilempar ke udara. bbc.co.uk

    TEMPO.CO, JakartaShaken baby syndrome merupakan salah satu penyebab utama kematian dan gangguan saraf pada anak akibat kekerasan. Shaken baby syndrome dapat terjadi akibat gerakan menggoyang bayi yang terlalu keras. Hal ini seringkali kita lakukan tanpa disadari.

    Kebanyakan bayi yang meninggal karena shaken baby syndrome terjadi pada umur 3-8 bulan. Namun laporan yang diterima Pusat Pencegah dan Pengawasan Penyakit Amerika menyatakan adanya kasus sindrom serupa yang terjadi pada anak usia 4 tahun.

    Dari laporan yang sama terungkap bahwa 25 persen bayi yang meninggal karena shaken baby syndrome mengalami cedera. "Bayi mengalami gegar otak, bervariasi dari ringan sampai berat, juga trauma pada leher, tulang belakang, dan mata," kata Attila Dewanti, dokter spesialis anak dari Women and Children Care Universitas Brawijaya, Malang.

    Di luar negeri, kasus shaken baby syndrome yang mengakibatkan cedera, juga kematian, kerap dilaporkan. Namun, laporan serupa belum pernah ada di Tanah Air meski belum tentu benar-benar tidak pernah terjadi. "Kurangnya sifat sabar dan penyayang dapat meningkatkan kemungkinan terjadi sindrom ini," kata Attila, "Di luar negeri, kebanyakan kasus terjadi akibat ketidaksabaran orang tua dalam menenangkan bayi yang menangis."

    Berikut cara mencegah shaken baby syndrome, dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI):

    - Hindari bermain atau bercanda dengan bayi dengan cara mengayunkan bayi pada lengan atau anggota tubuh lainnya, mengguncang, atau melempar tubuh bayi.

    - Jika meletakkan bayi pada ayunan, gunakanlah ayunan khusus untuk bayi yang berayun dengan lembut.

    - Awasi bila bayi bermain dengan kakak atau anak yang lebih besar.

    - Pilih pengasuh anak yang dapat dipercaya serta cukup stabil dan matang secara psikologis.

    - Orang tua yang sedang memiliki masalah psikis sebaiknya mencari bantuan profesional agar dapat mengasuh anak secara aman dan bertanggung jawab.

    KORAN TEMPO | IDAI | DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Yang Harus Dilakukan Orang Tua Saat Anaknya Stres karena Les
    Anak Tak Serta Merta Membalas Kasih Sayang Orang Tua Jika...

    Cita Rasa Rendang dalam Sepotong Pizza


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.