Anak Tak Serta Merta Membalas Kasih Sayang Orang Tua Jika...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keluarga bahagia. shutterstock.com

    Ilustrasi keluarga bahagia. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hubungan yang harmonis menjadi salah satu kunci kedekatan orang tua dan anak. Tak hanya secara fisik, tapi juga emosional. Namun, banyak orang tua yang tak bisa masuk dan menjadi akrab dengan anaknya lantaran berbagai sebab. Akibatnya, si anak cenderung bingung, marah, dan mengalami sedih yang berlebihan.

    Banyak orang tua percaya jika mereka memberikan cintanya yang besar kepada anaknya, maka buah hati mereka juga akan menunjukkan hal yang sama. Padahal, anak-anak berbeda dengan orang dewasa dalam merespons kasih sayang. Sebelum merasa akrab betul dengan ayah atau ibunya, ia tak bisa serta merta membalas kasih sayang itu.

    Sikap anak berubah seiring dengan pertumbuhan usianya. Jadi, jangan kaget jika sewaktu-waktu dia 'meledak' dan bahkan bersikap tidak sopan di depan umum dan menangis tanpa alasan yang jelas. Ini bisa terjadi lantaran anak menderita stres yang kronis sejak usia dini. Penyebabnya, antara lain, hubungan yang berjarak dengan ayah bunda. Salah satu ekspresinya adalah "pemberontakan" dan penolakan kepada orang tuanya.

    Ini merupakan bentuk respon spontan dari dalam diri si anak lantaran ia mengalami situasi yang tak bisa diselesaikan. Lebih parah lagi karena saat itu orangtua sedang tak akrab dengan dirinya. Akibatnya, ya itu tadi, si anak tidak bisa mengatasi stress, depresi dan kecemasan yang berlebihan yang dialaminya. Padahal, kebahagiaan masa kanak-kanak sangat berpengaruh pada masa dewasanya kelak. Yang berarti si anak bisa hidup tanpa stres dan depresi.

    Semakin berat beban depresi yang dideritanya ketika kecil, semakin besar pula trauma yang dideritanya hingga dewasa. Anak-anak, seperti juga orang dewasa juga membutuhkan keamanan dan kenyamanan. Perasaan tidak aman, tidak nyaman dan tidak akrab dengan orangtuanya membuat si anak sulit berbahagia di tengah keluarganya sendiri.  Dan semoga, keluarga harmonis yang anda impikan pun benar-benar terwujud.

    KORAN TEMPO

    Berita lainnya:
    Bila Si Sulung Menolak Adik Bayi
    Family Time Dekatkan Hubungan Keluarga
    Cara Terbebas dari Stres Buat Ibu yang Baru Melahirkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.