Tip Menjaga Asupan Kalsium Anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minum susu. Shutterstock

    Ilustrasi minum susu. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kalsium berperan penting dalam pertumbuhan dan pembentukan tulang dan gigi anak. Kalsium juga bermanfaat mengatur fungsi otot, saraf, pembekuan darah, dan mensekresi enzim tertentu.

    Dalam masa pertumbuhan, anak membutuhkan asupan kalsium yang cukup. Kebutuhan kalsium anak usia 1-3 tahun adalah 700 miligram per hari, sedangkan anak umur 4-8 tahun sekitar 1.000 miligram.

    Dengan kebutuhan yang cukup besar itu, Anda perlu memperhatikan asupan makanan dan minuman yang mengandung kalsium. Beberapa sumber terbaik kalsium adalah susu, keju, dan yoghurt. Berikut ini tip agar anak terhindar dari kekurangan kalsium, seperti dilansir laman Boldsky.

    1. Minum susu
    Hindarkan anak dari minuman ringan, terutama yang banyak mengandung soda dan pemanis buatan. Pilih juga susu dalam membuat sereal dan smoothies, sehingga lebih banyak asupan susu masuk ke tubuh anak.

    2. Tambahkan yoghurt dalam campuran salad buah
    Rasa salad buah akan semakin nikmat dan segar serta lebih banyak mengandung kalsium.

    3. Matahari pagi
    Biarkan anak bermain di bawah sinar matahari pagi. Paparan sinar matahari banyak mengandung vitamin D yang bertugas meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh.

    4. Makanan mengandung kalsium
    Pilih roti atau makanan yang banyak mengandung kalsium.

    5. Suplemen kalsium
    Jika ingin menggunakan suplemen kalsium, konsultasikan dulu dengan dokter. Sebab, terlalu banyak kalsium dapat menyebabkan batu ginjal.

    BOLDSKY | DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Beranikah Kamu Keluar tanpa Make up Hari Ini?
    Inilah Hal Sia-sia dalam Hidup yang Banyak Dilakukan
    Istri Cantik, Anak Sehat, Hidup Mapan, Kok Masih Selingkuh?



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.