Menimbang Risiko Botox dan Filler  

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi suntik botox. shutterstock.com

TEMPO.COJakarta - Manusia tidak ada yang sempurna. Sebagian orang yang sadar memiliki kekurangan dalam hal penampilan dan menganggap itu masalah besar, berusaha menjadi lebih percaya diri dengan cara menutupinya. Sedangkan sebagian lagi membiarkannya.

Karena itu, ada yang terus berusaha memperbaiki penampilannya, termasuk dengan jalan medis atau pembedahan, tanpa mempedulikan risikonya. Bedah kecantikan pada dasarnya boleh saja dilakukan asalkan yang bersangkutan menyadari dan memahami konsekuensinya. 

Tindakan pembedahan di dunia kecantikan biasanya dilakukan untuk menghilangkan kulit yang tidak diinginkan, keriput, atau noda, menghilangkan lemak dan lipatan, serta memperbesar atau memperkecil bagian tubuh tertentu. Risiko dari tindakan ini adalah terjadi perubahan warna kulit, asimetri, infeksi, munculnya jaringan parut, alergi, penolakan implan, perubahan sensorik, bahkan kematian.

Berikut ini tindakan medis di dunia kecantikan yang biasa dilakukan beserta risikonya.

- Botox
Botox bertujuan menghaluskan kulit wajah dan menghilangkan keriput sementara. Botox merupakan turunan murni dari botulinum toxin A, yang berisi bakteri. Sejauh ini, belum ada efek samping jangka panjang yang diketahui dari pemakaian botox jika digunakan sesuai dengan aturan. 

Botox pada dasarnya melumpuhkan otot-otot yang membuat keriput. Efek samping dari tindakan ini adalah menyebabkan senyum miring, meneteskan air liur, masalah penglihatan, mata kendur, kelemahan otot yang menyebar di seluruh tubuh, kesulitan bicara, alis miring, masalah pernapasan, kesulitan menelan, bahkan hilangnya kontrol kandung kemih.

Ketika kulit disuntik botox, otomatis area di sekitarnya akan memar, bengkak, nyeri, dan ada bekas di titik suntikan. Di dunia kesehatan, botox lazimnya disuntikkan kepada pasien yang mengalami cerebral palsy dan migrain kronis, bukan untuk tujuan kecantikan.

- Filler
Sama seperti botox, filler juga bertujuan menyingkirkan keriput untuk sementara dengan menyuntikkan zat ke dalam kulit. Filler biasanya digunakan untuk memperbesar bibir, pipi, dan bagian tubuh lainnya. Mengutip youqueenfiller lebih berbahaya ketimbang botox karena kemungkinan besar terjadi penolakan dari dalam tubuh sehingga terjadi alergi.

Filler juga berisiko tinggi karena langsung memasukkan zat ke pembuluh darah, sehingga sangat mungkin memicu penyumbatan. Selain itu, filler bisa mengakibatkan wajah menjadi kendur serta terjadi erosi pada jaringan kulit. Yang paling serius dari bahaya filler adalah embolism atau penyumbatan pada pembuluh darah, oklusi pembuluh darah (ini dapat menyebabkan nekrosis jaringan atau kematian), pembekuan darah, dan kebutaan.

YOUQUEEN | NIA PRATIWI

Berita lainnya:
Kenali Kebiasaan Baru Anak Setelah Bersekolah
10 Benda di Rumah yang Dipercaya Membawa Sial
Kesalahan Terkait Pakaian Dalam yang Sering Dilakukan






Whoopi Goldberg Menjelaskan Alasan Tidak Memiliki Alis

20 hari lalu

Whoopi Goldberg Menjelaskan Alasan Tidak Memiliki Alis

Whoopi Goldberg menceritakan mantan suaminya juga kaget saat mengetahui dia tidak memiliki alis


Willow Smith Ungkap Alasan Mencukur Rambutnya Sejak Remaja

29 hari lalu

Willow Smith Ungkap Alasan Mencukur Rambutnya Sejak Remaja

Willow Smith mengingat kembali transformasi rambutnya di masa lalu


Perusahaan Kosmetik Indonesia Hadir di Pameran Kecantikan Afrika Selatan

34 hari lalu

Perusahaan Kosmetik Indonesia Hadir di Pameran Kecantikan Afrika Selatan

Professional Beauty Exhibition pada 28-29 Agustus 2022 dihadiri oleh sejumlah perusahaan kosmetik asal Indonesia.


Bintang TV Ini Bangga Sebut Merek Kecantikan Kim Kardashian Tidak Praktis dan Terlalu Mahal

39 hari lalu

Bintang TV Ini Bangga Sebut Merek Kecantikan Kim Kardashian Tidak Praktis dan Terlalu Mahal

Merek Kecantikan Kim Kardashian SKKN by Kim diluncurkan pada Juli dengan sembilan produk perawatan kulit.


Social Bella Pasarkan ESQA hingga Avoskin ke Vietnam

48 hari lalu

Social Bella Pasarkan ESQA hingga Avoskin ke Vietnam

Social Bella memboyong merek kecantikan lokal ESQA, Avoskin, hingga Carasun menjangkau pasar internasional, seperti Vietnam.


Tips Kecantikan Jennifer Garner untuk Kedua Putrinya Kurangi Bercemin

31 Juli 2022

Tips Kecantikan Jennifer Garner untuk Kedua Putrinya Kurangi Bercemin

Jennifer Garner selalu mengutamakan kecantikan alaminya


Manfaat Terapi Air dan Cara Melakukannya

28 Juli 2022

Manfaat Terapi Air dan Cara Melakukannya

Terapi air memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya menjaga kondisi tubuh tetap prima.


Julianne Moore Menyesal Merusak Alisnya saat Masih Muda

22 Juli 2022

Julianne Moore Menyesal Merusak Alisnya saat Masih Muda

Aktris Julianne Moore berpesan pada sang putri agar tidak merusak alisnya seperti yang dilakukan kebanyakan perempuan.


Jaga Kesehatan Mata Hindari 3 Trik Ini dari Tightlining hingga Lash Lift

19 Juni 2022

Jaga Kesehatan Mata Hindari 3 Trik Ini dari Tightlining hingga Lash Lift

Banyak dari bahan-bahan dalam produk makeup mata yang dapat merusak struktur permukaan mata


Chrissy Teigen Pamer Alis Lebat Puas dengan Hasil Transplantasi Alis

4 Juni 2022

Chrissy Teigen Pamer Alis Lebat Puas dengan Hasil Transplantasi Alis

Chrissy Teigen memutuskan untuk transplantasi alis setelah ia selalu mencabutnya dengan berlebihan