Resep Smoothies Pelangi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Smoothies Pelangi

    Smoothies Pelangi

    TEMPO.CO, Jakarta - Smoothies adalah minuman yang kaya akan serat. Bahan utama minuman ini biasanya sayur atau buah yang dihancurkan hingga halus (smooth). Lantaran sehat, menuman ini seringkali dijadikan asupan untuk mereka yang sedang diet maupun detoksifikasi. Jika dikonsumsi secara teratur dapat menurunkan berat badan secara cepat.

    Dengan melihat manfaat smoothies, tidak ada salahnya jika kita membuat sendiri. Mudah dan cepat pembuatan dan penyajiannya. Rasa manis pada smoothies dapat ditambahkan dengan madu, gula, maupun sirup. Di daerah tropis, smoothies lebih nikmat jika disajikan dalam keadaan dingin atau ditambahkan es.

    Mari kita coba resep Smoothies Pelangi ala Sisca Soewitomo di acara Sambut Hari Kemerdekaan yang diselenggarakan oleh Philips di Jakarta pada Rabu, 3 Agustus 2016.

    Bahan:
    - 500 gr daging buah sirsak
    - 1 buah naga merah
    - 2 buah mangga harum manis
    - 6 sdm madu
    - 1 buah pisang ambon, potong 3 bagian

    Hiasan:
    - Whipping cream
    - Buah stroberi

    Cara membuat:
    - Kupas buah sirsak, naga dan mangga, potong-potong, masukkan ke dalam freezer hingga beku.
    - Siapkan gelas dan blender.
    - Sirsak, 1/3 bagian pisang dan 2 sdm madu, haluskan dengan blender. Tuang ke dalam gelas.
    - Buah naga, 1/3 bagian pisang dan 2 sdm madu, haluskan dengan blender. Tuang ke dalam gelas, posisi di atas sirsak
    - Buah mangga, 1/3 bagian pisang dan 2 sdm madu, haluskan dengan blender. Tuang ke dalam gelas, posisi di atas buah naga.
    - Hias dengan whipping cream dan stroberi.
    - Sajikan dingin.

    Selamat mencoba!

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Cara Benar Pesan dan Minum Kopi
    Pizza Andaliman, Gaya Italia untuk Lidah Batak
    Kalau Hidup Begini Terus, Kapan Kamu Bertemu Kekasih?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.