4 Sumber Kalsium bagi Si Vegetarian  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sayur-sayuran. Chinanews.com

    Sayur-sayuran. Chinanews.com

    TEMPO.COJakarta - Tubuh memerlukan kalsium untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang. Selain itu, kalsium bagus untuk otot, sel-sel tubuh, dan saraf otot agar berfungsi dengan baik.

    Untuk memenuhi kebutuhan kalsium bagi tubuh, umumnya orang mengkonsumsi susu. Tapi, ternyata, tidak semua orang gemar minum susu karena berbagai alasan.

    Agar tubuh tetap mendapat asupan kalsium tanpa minum susu, ada beberapa jenis sayuran yang menjadi sumber kalsium.

    1. Brokoli

    Brokoli mentah punya 86 miligram kalsium dalam setiap satu mangkuk (100 gram). Anda bisa mendapatkan nutrisinya dengan baik jika mengukus brokoli sebentar dan makan saat tidak begitu matang. Brokoli juga mengandung vitamin dan mineral yang mampu mencegah timbulnya kanker.

    2. Daun brokoli atau kale

    Daun yang tebal dan sangat hijau ini juga sangat baik memenuhi kebutuhan kalsium tubuh. Anda bisa menumis sebentar dan dimakan sehari sekali untuk mendapatkan nutrisinya. Daun brokoli juga sangat kaya serat dan berbagai vitamin, seperti A dan C, sebagai antioksidan kuat.

    3. Edamame

    Kedelai hijau ini juga kaya kalsium. Cukup makan semangkuk edamame rebus dan Anda bisa memenuhi kebutuhan kalsium harian Anda. Edamame juga sehat untuk camilan saat diet karena membuat Anda cepat kenyang.

    4. Sawi

    Sayur paling mudah ditemukan di pasar ini juga jadi sayuran hijau lain yang kaya kalsium. Anda bisa makan sawi setiap hari untuk memenuhi kalsium. Sawi juga kaya vitamin dan mineral serta serat yang membuat kulit jadi awet muda karena kaya antioksidan.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Kranberi, Si Mungil dengan Manfaat Kesehatan Melimpah 
    Kalau Hidup Begini Terus, Kapan Kamu Bertemu Kekasih? 
    Rajin Membaca Buku Bikin Panjang Umur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.