6 Alasan Anda Mesti Memilih Makanan Organik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi riset pertanian. ANTARA/Zabur Karuru

    Ilustrasi riset pertanian. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.COJakarta - Popularitas sayuran atau buah organik belakangan terus menanjak. Berbagai pasar swalayan atau restoran mencantumkan kata organik di belakang sayur atau buah serta menu mereka.

    Sumber makanan nabati itu dibuat organik dengan tujuan lebih sehat meskipun diikuti harga yang lebih mahal. Kita pun menjadi penasaran apa kelebihan dari sumber makanan yang diklaim organik itu.

    1. Bebas pestisida
    Petani biasa umumnya menggunakan dua sampai 12 macam pestisida sintetis. Akibatnya, sisa pestisida pun masih menempel pada berbagai jenis buah dan sayuran yang kita santap dan berbahaya buat kesehatan, juga berisiko menyebabkan penyakit kanker, obesitas, dan autisme.

    2. Nutrisi lebih baik
    Kadar nutrisi makanan sangat penting buat kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nutrisi dari sumber makanan konvensional lebih sedikit daripada yang organik. Produk organik juga diklaim mengandung lebih banyak antioksidan, termasuk vitamin C, magnesium, fosfor, dan zat besi.

    3. Terhindar dari rekayasa genetik
    Banyak negara sudah melarang rekayasa genetik pada sumber makanan, baik hewani maupun nabati. Pasalnya, produk-produk makanan seperti itu dibesarkan dengan cara yang dimodifikasi dan tidak alami.

    4. Menghindari kontaminasi
    Bila hasil produksinya daging dan produk-produk susu, organik adalah pilihan yang bijaksana. Bila tidak organik, sapi yang akan diperah dan diambil dagingnya diberi makan sehemat mungkin dan kualitas makanan tidak menjadi pertimbangan peternak. Bila kita mengkonsumsi daging dan susu dari sapi non-organik ini, berbagai bahan kimia, seperti hormon dan antibiotik, yang ada dalam makanan ternak itu ikut tertelan.

    5. Melindungi lingkungan
    Pertanian organik selalu mempertimbangkan dampak jangka panjang dari cara bertani bagi lingkungan dan ekosistem. Para petani organik memproduksi makanan sambil menjaga keadaan tanah agar tetap kaya nutrisi dan subur sampai bertahun-tahun ke depan. Sementara itu, petani konvensional menggunakan pestisida dan pupuk sintetis yang bisa mencemari air tanah dan berbahaya buat makhluk hidup di sekitarnya.

    6. Membantu petani
    Sayangilah keluarga dengan cara selalu memberinya makanan produk organik dari petani lokal. Para petani lokal ini selalu sulit bersaing dengan industri pertanian raksasa yang bisa memproduksi bahan makanan dengan berbagai cara sehingga bisa menekan harga. Dengan membeli produk organik, kita telah membantu petani kecil yang peduli kepada lingkungan.

    CHEATSHEET | PIPIT

    Berita lain: 
    6 Manfaat Kopi untuk Kecantikan
    Demi Kesehatan, Jangan Simpan Makanan Ini di Kulkas
    Kalau Hidup Begini Terus, Kapan Kamu Bertemu Kekasih?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara